Showing posts with label pengembangan diri. Show all posts
Showing posts with label pengembangan diri. Show all posts

Saturday, February 20, 2010

Buku Yang Mempengaruhi Hidupku

Sebelum seluruh dunia terjangkit 'demam' Piala Dunia, dunia blogosphere udah duluan terjangkit demam, yaitu demam 'tag buku'. Sudah 2 kali aku dapat tag yang tugasnya berkaitan dengan buku. Kali ini aku dapat dari Hendriawanz another tag tentang buku. Hendri bilang, kita harus menyebutkan buku-buku yang "harus" dan sampai sekarang kudu dipegang juga. Masih bingung dengan maksudnya, aku pergi ke blog Berita untuk negri buat cari bocoran. Di sana aku menemukan bahwa kita diharuskan membagi / share buku-buku apa saja yang pernah dan sampai saat ini masih jadi referensi kita. Nah..udah rada jelas deh. Berarti kita kudu ngumpulin buku-buku yang selama ini mempengaruhi hidup kita dan jadi referensi kita hingga sekarang. OK...inilah buku-bukunya (Ssttt... perasaan bukunya sama aja dengan tag-tag sebelumnya deh!)...

#1
Agatha Christie - Beliau ini adalah pengarang favoritku semenjak SMP (pertama kali aku mengenal karyanya, kalo ga salah yang judulnya 'Setelah Pemakaman'). Meski genrenya adalah cerita detektif, tapi karya Agatha juga mengandung unsur psikologis. Dengan membaca karya-karyanya, aku, yang saat itu sedang tumbuh ke arah dewasa, belajar banyak tentang watak dan karakter manusia, dan bagaimana karakter itu mempengaruhi banyak hal dalam hidup. Aku belajar juga tentang kebaikan vs kejahatan. Apa-apa saja yang membuat manusia yang asalnya baik, dididik dengan baik, dan sehari-harinya memang baik pada semua orang, bisa melakukan sebuah kejahatan terhadap orang yang dicintainya.

Hampir semua buku Agatha Christie pernah aku baca terutama yang tokohnya Hercule Poirot, namun hanya beberapa yang masih terus aku simpan, diantaranya: Tirai, Pembunuhan Atas Roger Ackroyd, dan Sepuluh Anak Negro. Tirai karena ceritanya yang tak biasa (luar biasa menurutku) karena selain endingnya tak terduga, disitu aku belajar juga tentang moral. Pembunuhan Atas Roger Ackroyd menunjukkan dengan gamblang karakter dan cara pandang si penjahat, yang notabene adalah orang baik, namun karena watak yang lemah dan keserakahan akhirnya bisa terperosok ke dunia yang jahat (waktu baca ini baru aku sadar bahwa ada orang yang memang dari sononya berwatak lemah!). Sedang Sepuluh Anak Negro aku suka karena cara deduksinya yang hebat. Bayangkan, kisah pembunuhan tanpa detektif, dan semua tokohnya mati...dan yang jelas...novel paling serem yang pernah kubaca!

#2
Kisah Petualangan Tintin - Meski buku-buku yang lama sudah tak kusimpan (saking lamanya sampai warnanya kecoklatan dan bau apek), tapi banyak ilmu yang telah kuserap selama aku memiliki dan membacanya. Banyak wawasan yang ada di setiap komik Tintin (aku punya semuanya yang edisi asli Herge loh..). Yang jelas, meski tak pernah ke luar negeri, dari sejak SD aku tahu bahwa Tibet itu letaknya di puncak Himalaya, dan di sana ada makhluk yang disebut Yeti (pengen ketawa sendiri kalo ingat Kapten Haddock waktu ketemu Yeti..), aku juga tahu bahwa di gurun pasir sering ada fenomena yang namanya fatamorgana, dan pohon yang bisa tumbuh di sana hanyalah pohon kurma, juga bahwa di bulan tak ada gravitasi. Dan buaanyaak lagi deh pengetahuan umum yang kudapat dari sana. Rasanya komik Tintin adalah buku yang paling sering kubaca ulang.

#3
To Kill A Mockingbird - Aku sudah sering membaca tentang buku ini sejak lama, yang di Amerika menjadi buku wajib baca oleh para siswa sekolah. Tapi, karena aku tak pernah menemukannya edisi terjemahannya di Indonesia (malas ah kalo baca versi Inggrisnya), jadi lama-lama aku lupa. Akhirnya aku menemukan juga edisi terjemahannya, dan memang...kalau buku ini dibaca sejak kecil bisa menjadi landasan cara pandang kita mengenai perbedaan, mengenai bahwa manusia itu diciptakan sama olehNya, dan tak ada manusia lain yang lebih atau kurang baik daripada kita, baik itu dari ras, sosial ekonomi, dst. Buku ini bisa membantu seorang anak untuk bersikap dalam menghadapi perbedaan yang ada.

#4
Catatan Harian Anne Frank - Awalnya papaku sering bercerita tentang Anne Frank, yang adalah gadis yang periang dan penuh optimistis meski dalam keadaan serba sulit. Meski masih muda, harapannya tentang hidup yang lebih baik tak pernah goyah. Aku penasaran waktu itu, dan ingin sekali aku bisa mengenal dan bisa menjadi seperti dirinya: membawa keceriaan pada sekitarku, dan selalu optimis, tak pernah putus asa, dan penuh harapan. Akhirnya aku dapat juga buku edisi terjemahannya beberapa tahun lalu.

#5
Change (Rhenald Kasali) - Buku yang membuka pikiranku pada paradigma baru dalam menjalani hidup, yaitu perubahan. Tak bisa tidak, kita harus mau berubah kalau kita tak mau grafik kehidupan kita terus menurun dan akhirnya tenggelam. Dan setiap perubahan selalu meminta pengorbanan. Setiap kali berubah, pasti ada penurunan sedikit dalam grafik itu, namun grafik itu akan naik lebih tinggi dari grafik kita yang lama. Begitulah kira-kira inti konsep Change-nya Rhenald Kasali ini.

#6
The Long Tail - Buku mengenai bisnis yang memperlihatkan kondisi di mana kita hidup di jaman ini, yaitu di era digital dan informasi. Di jaman ini konsumen tidak lagi didikte oleh produsen, dan orang makin merasa perlu untuk memilih produk yang sesuai keinginannya. Orang lebih percaya pada pengalaman sesama mereka ketimbang pada produsen yang sering membohongi konsumen. Konsep inilah yang akhirnya menjadi dasar pijakanku untuk menseriusi bisnis online.

Rasanya itu buku-buku yang paling menginspirasi dan mempengaruhi hidupku. Kalo buku yang 'harus' sih banyak banget, hehehe... Dan sesuai peraturannya, aku harus meneruskan tag ini ke 10 orang berikutnya. Kali ini yang kebagian adalah...


Silakan dikerjakan kalau berkenan, kalo gak....ya...ga pa pa sih...

Friday, January 15, 2010

The Swordless Samurai

Mendengar kata "Samurai" langsung menampakkan gambaran sebilah pedang yang amat tajam, dibawa oleh seorang pendekar, diayunkan dengan amat cepat dan mematikan dalam sebuah pertempuran. Lalu, bagaimana kesan anda saat membaca judul buku ini? Samurai Tanpa Pedang? “Tanpa pedang, kan bukan samurai namanya?”, begitu komentar mamaku saat membaca judul buku yang aneh ini.

Namun Toyotomi Hideyoshi telah membuktikan bahwa tanpa tubuh yang kekar, tanpa keahlian bertarung, bahkan tanpa pedang pun, ia dapat menjadi salah satu penguasa tertinggi Jepang dengan menaklukkan banyak musuhnya, memenangkan banyak perang. Beda dengan banyak buku tentang ksatria Jepang dan samurainya, buku ini bukanlah cerita fiksi, dan tidak bermaksud bercerita tentang kejayaan para samurai jaman dulu.

The Swordless Samurai adalah pelajaran tentang kepemimpinan yang sangat menginspirasi. Toyotomi Hideyoshi adalah tokoh panutan yang hidup di jaman kekacauan di Jepang, sekitar abad XVI. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari setiap peristiwa yang dikisahkan kembali oleh Kitami Masao. Dari keberhasilan Hideyoshi hingga kegagalan-kegagalannya.

Toyotomi Hideyoshi lahir dari keluarga miskin dari kasta paling rendah, petani. Tubuhnya pendek, mukanya amat jelek hingga sering dijuluki “si monyet”. Ia tak pernah sekolah, dan kemampuannya bermain pedang sangat amat payah. Mungkin semua orang pada jaman itu akan melihat anak yang tak bermasa depan, dan menatapnya dengan rasa kasihan. Namun Hideyoshi muda pantang menyerah. Ia punya pemikiran yang luar biasa optimis dan visioner yang bercita-cita untuk menjadi seorang samurai meski dengan segala kekurangannya.

Langkahnya dimulai dengan mencari dan memilih pemimpin yang tepat kepada siapa ia akan mengabdi. Kedengarannya aneh bukan? Bukankah saat kita pertama kali mencari pekerjaan, kita biasanya menerima pekerjaan apapun tanpa melihat siapa pemimpinnya? Menurut Hideyoshi, pemimpin yang patut diikuti adalah yang pandai, hebat dan visioner. Selanjutnya, berdedikasilah kepadanya. Lakukan semua tugas dengan baik. Jangan menolak tugas apapun. Bila kau menunjukkan kesungguhanmu dalam melakukan tugas-tugas kecil, maka pemimpinmu akan melihatnya, menghargainya, dan akan memberimu tugas dan jabatan yang lebih besar.

Tugas pertama Hideyoshi di rumah Lord Oda, junjungannya, adalah sebagai pembawa sandal. Pembawa sandal yang baik tentu saja, yang siap setiap saat Lord Oda mau memakai sandalnya, yang memeluk sandalnya ketika hujan sehingga sandal itu tetap hangat meski tubuhnya sendiri kedinginan. Dedikasi!

Ketika Lord Oda membutuhkan seseorang untuk melakukan tugas yang amat berbahaya, dan tak ada seorang pun yang mau mati konyol melakukannya, Hideyoshi mengajukan dirinya dengan berani. Dan ternyata, 'si monyet' yang tak pernah dididik militer itu berhasil, dan mencuri perhatian sang pimpinan. Ada sebuah kisah yang menarik, yang menunjukkan bahwa dalam banyak hal kecerdikan otak jauh lebih bernilai daripada keahlian manapun.

Pada suatu hari, demi menjaga nama baik junjungannya, Hideyoshi terpaksa harus melakoni kompetisi untuk membuktikan bahwa tombak panjang lebih efektif untuk perang daripada tombak pendek. Lawannya adalah seorang ahli tombak. Keduanya harus melatih sekelompok prajurit yang akan saling berhadapan. Bagaimana cara Hideyoshi melatih prajuritnya, kalau ia sendiri tak bisa main tombak, baik yang pendek maupun yang panjang? Ternyata kuncinya hanya 1: kerja sama tim. Kelemahan masing-masing pribadi bila disatukan dalam kekompakan tim akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Sebaliknya prajurit si ahli tombak mati-matian belajar segala macam teori ilmu tombak, hingga akhirnya mereka hanya mengandalkan keahlian pribadi masing-masing dan malah mati kutu menghadapi serangan yang kompak.

Pokoknya, anda akan menemukan strategi-strategi aneh ala Hideyoshi yang cerdik, yang menomorsatukan akal dan diplomasi, dan meletakkan kekerasan pada prioritas terakhir. Alih-alih menyerang musuh yang lebih besar, Hideyoshi lebih memilih untuk diam-diam mendekati orang-orang berbakat yang ada di pihak musuh, dan menawarkan untuk bergabung dengannya. Atau di satu kesempatan ia dengan cerdik pura-pura menjadi saudagar yang hendak membeli beras dengan harga murah, dan membuat musuhnya ramai-ramai menjual persediaan makanan mereka. Padahal, Hideyoshi berencana membuat benteng lawan kebanjiran, persis di saat mereka sudah tak punya bahan makanan. Mau tak mau, lawanpun akan menyerah. Maka menanglah Hideyoshi tanpa menumpahkan darah setetespun!

Yang membuat buku ini makin memikat, adalah di akhir kisah juga diperlihatkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh Hideyoshi saat ia makin kaya dan berkuasa. Ternyata, bahkan seorang yang pernah miskin pun bisa lupa diri saat berada di puncak. Ini menunjukkan betapa rapuhnya makhluk yang bernama manusia. Kesombongan dan keserakahan selalu menjadi momok yang menakutkan.

Kalau buku-buku kisah motivasi selalu tampak 'sempurna', sehingga kita justru merasa makin putus asa, apakah kita akan bisa mencapai apa yang dibeberkan buku itu, maka The Swordless Samurai dengan jujur menguraikan kegagalan-kegagalan terburuk Hideyoshi, dan bagaimana seharusnya kita bersikap. Tak ada manusia yang sempurna, kan?

Akhirnya, buku ini bukan melulu untuk pemimpin atau calon pemimpin, namun dapat bermanfaat bagi semua orang. Buat anda yang masih jadi karyawan, buku ini akan mengajarkan bagaimana anda dapat menjadi karyawan yang baik dan dapat meniti jenjang karir lebih tinggi. Bagi anda yang minder dengan kekurangan anda, Hideyoshi menunjukkan bagaimana kelemahan anda bisa berbalik menjadi keunggulan bila anda mau berpikir dan bersikap positif. Benar-benar buku yang mencerahkan sekaligus menghibur! Tak salah kalau berburu buku ini selama berbulan-bulan sebelum menemukannya (tinggal satu pula!) di sebuah rak toko buku. Membeli buku ini bagai mendapatkan permata yang berharga, berharga bagi hidup anda!

Judul : The Swordless Samurai
Pengarang : Kitami Masao
Penerbit : Redline Publishing
Cetakan : I, Februari 2009
Harga : Rp 49.800,-



Friday, July 10, 2009

Winners Never Cheat

Pemenang tak pernah curang. Benarkah? Setelah membaca buku ini anda akan mengerti bahwa pemenang sejati adalah mereka yang bermoral dan berintegritas tinggi. Kebohongan atau kecurangan hanyalah milik para pecundang, begitu kira-kira pemikiran Jon M. Huntsman, yang menulis buku ini berdasarkan pengalamannya menjadi pemimpin dan CEO yang selalu menggunakan pelajaran moral yang ia pelajari sedari kecil, dalam berbisnis. Ternyata prinsip-prinsip yang ia ungkapkan itu juga berguna bagi kita di tempat kerja kita. Mari kita kupas bersama prinsip ketulusan dan kemurahan hati dari sudut pandang seorang miliarder besar...

Saat diciptakan, manusia telah mendapatkan hati nurani dari Sang Pencipta (bisa dibilang kayak beli laptop yang udah ada Operating Systemnya entah Windows atau Linux, sepaket deh!). Dan sedari kecil, dunia (orang tua, saudara, guru) telah memberikan pelajaran moral pada kita. Mengambil milik orang lain itu salah, berdusta itu dosa, janji harus dipenuhi, harus bersikap adil, bla bla bla. Namun banyak orang yang setelah semakin dewasa, lantas membuat alasan-alasan bahwa setiap orang pernah berdusta, atau kita memang harus berbuat curang agar tetap kompetitif. Huntsman menyadarkan kita bahwa orang yang tetap mempertahankan nilai luhur yang selama ini mereka pegang, akan meraih cita-cita dan mendapatkan kebahagiaan, serta menemukan tujuan yang lebih besar dalam hidup selain sekedar mengumpulkan kekayaan. Prinsip yang kita pelajari sebagai anak-anak, yaitu sederhana dan adil hendaknya tetap menjadi kompas moral kita demi kebahagiaan kita.

Apa itu kompas moral? Kesadaran moral yang kita dapat dari Tuhan serta diprogram oleh ortu, guru, dsb sedari kita kecil. Dan kompas itu akan membedakan jalan yang benar dan tidak benar sampai akhir hidup kita. Huntsman menceritakan dirinya sendiri saat masih kecil pernah mengambil eskrim di toko ketika pemilik toko tak melihat. Lalu saat akan keluar dari toko, si pemilik menegur, “Apa kamu sudah membayar Jon?”. Kapan tepatnya Huntsman kecil sadar bahwa yang ia lakukan salah? Pada saat ditegur pemilik toko? Tidak. Saat ia mengulurkan tangan untuk meraih eskrim itulah kompas moralnya sudah menunjukkan arah yang salah! Kita memilikinya sejak anak-anak, lalu mengapa kompas ini pada saat dewasa jadi ‘error’? Menurut Huntsman: rasionalisasi meredupkan kesadaran, arogansi menyamarkan batas, dan keputusasaan mengalahkan naluri. [George Washington: “Berusahalah untuk mempertahankan percikan kecil dari api abadi yang dinamai kesadaran dalam dada anda.”]

Masih menurut Huntsman, aturan yang kita hormati atau yang tidak kita pedulikan akan menentukan karakter pribadi kita. Karaketer ditentukan oleh keberanian dan integritas. Reputasi adalah bagaimana orang memandang anda, sedang karakter adalah bagaimana anda bertindak saat tak seorang pun melihat. Saat negosiasi misalnya, Huntsman menekankan pada kita untuk selalu melakukannya dengan prinsip. Entah itu bernilai $1 ataupun $1 milyar. Namun persaingan kadang menjauhkan kita dari prinsip itu. Persaingan merupakan bagian tak terpisahkan dari bisnis, namun kecurangan dan kebohongan pada tahap itu akan melahirkan kegagalan. Para pemenang sejati selalu memegang aturan dengan menerapkan talenta, kerja keras dan kejujuran dalam negosiasi bisnis. Dan hal itu akan memastikan mereka untuk memperoleh bisnis-bisnis selanjutnya dari relasi tsb.

Pemenang adalah sosok yang patut menjadi teladan. Salah satu ciri pemimpin teladan adalah, saat anak buah anda melakukan kesalahan, buatlah ia tetap mempertahankan keyakinan dirinya serta berkomitmen untuk melakukannya dengan lebih baik. Ingat! Kepemimpinan tidak berarti dominasi atas orang lain, melainkan gabungan antara karakteristik yang menimbulkan rasa hormat, sukses dan kelanjutan yang terus-menerus. Pemimpin haruslah mengetahui semua fakta, memiliki pengalaman, menunjukkan kasih sayang serta perhatian, berani mengambil resiko (yang telah diperhitungkan tentu saja!), dan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, kesederhanaan, murni-energetik-terikat, serta siap untuk bertahan saat nilai-nilai moral mereka ditantang!

Selain itu, pilihan atas orang-orang yang mengelilinginya, turut mempengaruhi keberhasilan Huntsman. Pilihlah rekan/partner yang sejalan dengan standar moral anda. Karena ketika ada seorang saja staf yang suka memotong jalur atau tidak jujur, organisasi tsb akan membayar harga dari sikap tak jujur itu. Untuk mendapatkan rekan yang bijaksana memang sulit, karena dibutuhkan keberanian untuk berpijak pada kebenaran, saat mayoritas berada di sisi yang berlawanan. Keberanian itu bukanlah pemahaman tentang benar dan salah, namun kekuatan untuk memilih jalur yang benar.

Balas dendam adalah salah satu yang harus dihindari oleh pemenang. Saat anda dicurangi, difitnah atau dikalahkan, balas dendam adalah keinginan pertama yang biasanya timbul. Jangan lakukan itu! Letakkan semua kegagalan, ejekan pesaing, uang yang hilang, atau penyakit anda di belakang! Terimalah apa adanya, dan terus maju, itu kuncinya. Tahukah anda bahwa balas dendam yang terbaik adalah dengan kesuksesan anda? Jika pesaing telah melukai anda, salurkan segenap energi anda untuk mendapat porsi pasar lebih besar, dan membuat perusahaan anda untung lebih banyak. Melakukan sesuatu secara lebih baik adalah jawaban yang sehat terhadap semua hal! Jika anda gusar, salurkan kemarahan pada seseorang yang anda percaya. Tapi setelah itu teruskan hidup tanpa menyimpan kekesalan, karena kepahitan akan merusak semua yang indah dalam hidup anda.

Saat kecil kita diajari untuk selalu berbuat baik, sayangnya sering tidak diterapkan pada saat dewasa. Karakter murah hati memang berasal dari gen, namun bisa dilatih. Manusia selalu butuh dihargai, dipercayai dan dihormati dalam segala aspek kehidupan mereka. Seorang pemenang akan memperlakukan semua pesaing, konsumen, karyawan dan teman mereka dengan kebaikan dan kemurahan hati yang sama dengan yang yang diinginkannya dari orang lain. Hubungan antar personal merupakan inti dari keberhasilan bisnis. Oleh karena itu, kita hendaknya selalu mencari waktu untuk bertemu dengan bawahan, konsumen, relasi untuk mengucapkan terima kasih dan mengakui kontribusi mereka. Simaklah 2 bait yang dipetik dari puisi John Donne yang berjudul ‘No Man Is An Island’ ini...

Tak seorang pun bisa hidup sendiri
Tak seorang pun berdiri sendiri
Kebahagiaan setiap manusia adalah kebahagiaanku juga
Kesedihan setiap manusia adalah kesedihanku juga

Kita saling memerlukan
Sehingga akan aku pertahankan
Setiap orang sebagai saudaraku
Setiap orang sebagai temanku
Bayangkan betapa indahnya dunia tempat kita pijak ini apabila setiap orang melakukannya!

Aku setuju dengan pendapat Huntsman, bahwa kepedulian terhadap sesama harus menjadi bahan utama dalam resep setiap orang untuk pencapaian materi [hal. 159]. Pemberian kita tidak selalu harus dalam bentuk uang, waktu (dalam banyak hal) lebih berharga daripada uang. Meluangkan waktu, menyediakan diri untuk membantu atau sekedar mendengarkan, serta membagi keahlian sama berharganya dengan uang.

Akhirnya, pelajaran moral yang kita terima waktu kecil dahulu masih relevan sampai kapanpun, dalam situasi apapun. Yang terpenting adalah, maukah kita untuk memegang prinsip moral yang benar saat dihadapkan pada dua pilihan: moral atau uang? Marilah kita mengasah kembali moral kita, karena kita telah sadar bahwa pemenang sejati adalah mereka yang selalu berpegang pada kebenaran, meski jalan itu sulit dan kadang bahkan membuat kita rugi. Namun, aku pribadi percaya, bahwa selama kita berbisnis dan bekerja dengan baik, Tuhan tak pernah menutup mataNya terhadap kita! Setuju?

Judul : Winners Never Cheat
Pengarang : Jon M. Huntsman
Penerbit : BIP, 2006
Halaman : 191
Harga : Rp 10.000 (obral saat book fair)



Thursday, March 12, 2009

Dare To Make Mistakes – Berani Untuk Gagal (2)

Silakan membaca terlebih dahulu Bagian-1 review buku ini...

Keberhasilan Yang Pincang

Dalam militer dikenal ungkapan “titik terlemah selalu mengikuti keberhasilan”. Pada saat seseorang berhasil, sulit melawan godaan untuk beristirahat, bernapas sejenak dan menghentikan konsentrasi intens untuk berjuang. Akibatnya kita menjadi tidak fokus lagi pada pekerjaan kita dan kehilangan keberanian. Begitu seseorang atau suatu organisasi merasa berhasil, mereka akan mulai bermain aman, lalu mengulangi keberhasilan masa lalu. Akibatnya energi mereka telah habis untuk meniru dan tidak dapat lagi mencari sesuatu yang baru. Akhirnya dapat dipahami bahwa mereka pun akan mengalami kemerosotan.

Banyak perusahaan yang menganggap kesuksesan sama dengan bertahan hidup. Pada kenyataannya sekarang ini, hanya sistem yang berkembang secara terus menerus-lah yang dapat bersaing dalam perekonomian yang selalu berubah. Pada perusahaan yang selalu melakukan pembaruan, keberhasilan merupakan sebuah proses yang sedang berjalan, bukan sesuatu yang statis, bukan pula sebuah tujuan. Dengan demikian, inovasi tidak akan pernah berhenti.

Inovasi Dengan Sikap

Mengapa kita sulit mendapatkan inovasi? Bukan karena kekurangan gagasan, namun lebih pada kekurang-terbukaan atau kemampuan untuk menerima saran dan inovasi. Jika suatu perusahaan ingin berhasil, manajemennya perlu menciptakan tempat kerja yang mencakup kriteria sbb:

- Mempekerjakan pengambil resiko.
- Menciptakan lingkungan yang dapat menumbuhkan inovasi.
- Menciptakan lingkungan kerja yang ‘bersahabat’ dengan resiko.
- Mengurangi kekhawatiran berbuat salah.
- Pemimpinnya harus mau juga mengakui kesalahan, agar karyawan mengikutinya.

Sebenarnya ada 2 tipe karyawan, tipe pelari cepat dan pelari jarak jauh. Pelari cepat melakukan inovasi, suka pada perubahan, dan merupakan sumber inovasi perusahaan. Sedang pelari jarak jauh melakukan konsolidasi, memiliki pandangan jauh ke depan, dan memantapkan tangan pada ‘roda kemudi kapal’. Kedua-duanya dibutuhkan oleh perusahaan.

Ada cerita menarik tentang 3M, perusahaan yang memproduksi Post-It. Post-It merupakan produk hasil kesalahan. Adalah seorang Spencer Silver, periset yang bertugas mengembangkan bahan perekat yang luar biasa kuat. Namun ternyata lem percobaannya berdaya rekat sangat rendah, dan ia menceritakan kegagalannya ini pada semua koleganya dengan harapan mereka dapat menggunakannya. Lalu adalah Art Fry yang sedang berpikir sambil memangku buku yang sedang terbuka. Sambil berpikir ia berusaha menahan pembatas halamannya agar tidak jatuh dari buku. Lalu, ia mendapat ide. Fry teringat pada lem berdaya rekat rendah milik koleganya, bahwa lem itu mampu melekat kembali setelah ditarik secara perlahan-lahan. Maka, enam tahun setelahnya, beredarlah Post-It yang terbukti menjadi salah satu penghasil uang 3M.

Pengendalian Pasca Kegagalan

Kita perlu menyadari bahwa setiap produk yang dihasilkan adalah sebuah eksperimen, dan produk itu bisa gagal. Namun ada perbedaan penting antara 2 macam kegagalan. Kegagalan yang bisa dimaafkan adalah hasil dari upaya yang berhati-hati yang direncanakan masak-masak namun tidak berhasil. Sedang kegagalan yang tak termaafkan adalah upaya setengah hati, ceroboh, dengan hasil tidak memuaskan. Manajemen pasca kegagalan adalah mengidentifikasikan kegagalan yang dapat dimaafkan dan mendekatinya untuk diperiksa, dimengerti, dan kemudian dikembangkan. Oleh karena itu manajer yang cemerlang menganggap kegagalan sebagai langkah potensial untuk mencapai keberhasilan.

Bagi manajer yang cemerlang, pemberian penghargaan, seperti halnya pemberian hukuman, dapat menciptakan lebih banyak persoalan daripada penyelesaian. Yang terbaik adalah menciptakan ‘keterlibatan’. Manajer itu akan memahami pekerjaan yang dilakukan anak buahnya, menginterpretasikannya dan menemukan arti pekerjaan itu bagi si karyawan. Ketimbang pengawasan ketat, ia akan menunjukkan perhatian, menyatakan dukungan dan mengajukan pertanyaan yang mendorong karyawan untuk memikirkan solusi dan inovasi. Manajer tipe ini lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, sehingga karyawan merasa lebih seperti partner yang ikut dilibatkan. Keterlibatan sejati merupakan motivator yang lebih baik dibanding pujian yang bersifat rutin.

Di era bisnis sekarang ini, informasi lebih baik dibagikan daripada ditimbun. Upaya menutup-nutupi informasi akan memperlambat proses perkembangan itu sendiri. Dan adanya internet sangat membantu perusahaan untuk lebih terbuka pada inovasi.

Tidak ada hal yang lebih efektif dalam merusak inovasi daripada rasa takut, demikian pula tidak ada pendorong inovasi yang lebih baik daripada mengatasi ketakutan.

Manajemen Rasa Takut

Yang membuat kita takut sebenarnya bukan kegagalan itu sendiri, tetapi kemungkinan akan terlihat orang lain sebagai seorang yang gagal lah yang begitu menakutkan kita. Kegagalan membuat kita kelihatan konyol, jadi kebanyakan orang memilih tidak berbuat apa-apa dan mengambil jalan aman.

Inilah penyebab utama ketakutan itu:

Takut malu: Banyak orang lebih takut malu daripada takut mati!
Takut terlihat bodoh: Ini karena kita menganggap orang lain memperhatikan kita sebanyak perhatian kita terhadap diri kita sendiri. Padahal mereka justru hanya memikirkan diri mereka, dan khawatir kita akan mentertawakan mereka.

Rasa takut itu normal, tidak dapat dibasmi, tetapi dapat dikendalikan! Sebenarnya semua orang, betapapun percaya dirinya, punya rasa takut dan gugup. Bedanya, mereka yang pemberani tidak membiarkan rasa takut menghalangi mereka. Pada akhirnya bukan rasa takut atau intensitasnya yang mempengaruhi kemampuan kita dalam bertindak, melainkan pendekatan yang kita ambil untuk menggiring rasa takut itu. Apa yang kita lakukan setelah takut? Mundur teratur? Atau menggunakan rasa takut itu untuk menambah motivasi?

Sebenarnya, rasa takut merupakan sebuah komoditas yang berharga, karena rasa takut bersifat adaptif. Artinya, rasa takut dapat memberitahu kita kapan kita harus waspada, dan memotivasi kita untuk membangun kubu pertahanan yang kuat.

Samurai Kesuksesan

Menurut orang-orang yang sukses (dan telah sering menang), kemenangan bukanlah satu-satunya, kemauan untuk menang-lah yang utama. Kemenangan yang terbaik adalah bertahan untuk tetap bermain. Hal ini tidak berlaku bagi penjudi saja, tetapi para pelaku bisnis. Pengambil resiko sejati tidak mengharuskan dirinya untuk menang terus, mereka mengetahui bahwa mereka juga harus kalah. Dan tahu cara menghadapi kekalahan serta tidak membiarkan kekalahan itu menghancurkan mereka. Anak-anak yang sedari kecil dipaksa oleh orang tuanya untuk menang kelak akan menjadi yang paling takut gagal, dan akhirnya menjadi pasif. Sebaliknya orang tua yang terus menyemangati, tanpa memaksa harus menang, anak-anaknya lah yang paling mungkin mengambil kesempatan dalam hidup, dan akhirnya menang. Mereka lah yang oleh penulis dijuluki ‘samurai’ masa kini.

Pemimpin yang efektif akan memusatkan perhatian pada tugas yang diembannya, dan tidak membiarkan kemungkinan gagal memecah konsentrasi mereka. Mereka tidak mempedulikan kemenangan atau kegagalan. Memang, ketika kita berhasrat kuat dalam mengerjakan sesuatu, kegagalan bukan merupakan persoalan. Bahkan kesalahan terburuk kita tidak akan terasa sebagai kesalahan bila hal itu merupakan hasil pengambilan kesempatan yang ingin kita lakukan. Penyesalan terbesar dalam hidup adalah ketika tidak ada satu pun resiko yang kita ambil, bukannya yang kita ambil namun gagal.

Kesuksesan dan Kegagalan

Kesuksesan memang sebuah konsep yang sulit dimengerti. Definisinya variatif, bergantung pada tiap individu dan dapat berubah sesuai waktu dan keadaan. Yang jelas, semakin kita sukses semakin banyak pertentangan nilai yang kita rasakan. Dari situ dapat disimpulkan bahwa kesuksesan sejati bukanlah keadaan, tetapi proses. Kesuksesan adalah suatu tujuan yang terus menerus bergerak (hal yang sama seperti diajarkan oleh John C. Maxwell dalam bukunya Perjalanan Menuju Sukses). Kesuksesan menjadi bermakna apabila ada suatu kehangatan, perasaan puas karena mencapai prestasi, dan kepuasan atas tugas yang dikerjakan dengan baik. Justru kesuksesan yang terbesar adalah kesuksesan yang membahagiakan, meskipun tidak ada orang lain yang mengetahuinya.

Kesuksesan dan kegagalan sulit dibedakan, bahkan mungkin kita tak pernah tahu di mana kita sebenarnya berhasil dan di mana kita gagal. Kehidupan yang dijalani dengan baik, misalnya, adalah jauh melampaui keberhasilan dan kegagalan. Maka, perlakukanlah kegagalan dan keberhasilan secara sama, tidak dengan penghargaan dan sanksi, tetapi lebih dengan keterlibatan pribadi.

Jadi, bila anda atau bawahan anda mengalami kegagalan, bersikaplah menerima kegagalan itu, karena sikap ini akan menghasilkan lingkungan kerja yang bersahabat dengan kegagalan sejati dan akan menjadi sumber energi dan pusat perhatian.

Kehidupan sukses yang sesungguhnya dapat diraih jika kita tidak mengejar keberhasilan atau menghindari kegagalan. Kita harus melampaui keduanya untuk masuk ke dalam dunia yang sama sekali baru, di mana keberhasilan yang sebenarnya dapat dimenangkan tanpa dicari, dan kegagalan dapat dikendalikan tanpa dihindari.

Salam sukses untuk anda!




Wednesday, December 17, 2008

Perjalanan Menuju Sukses 3

Bila ini kunjungan pertama anda, lebih baik anda membaca Perjalanan Menuju Sukses mulai dari Bagian 1 lalu ke Bagian 2.

Bab 7 – Apakah Kita Sudah Sampai?

Dalam perjalanan menuju sukses banyak orang menjadi seperti anak-anak ketika melakukan perjalanan keluar kota. Mereka terus bertanya: “Apakah kita sudah sampai?”. Sikap itu datang dari ketidak-sabaran untuk menjadi sukses, dan menunjukkan bahwa banyak orang yang, sekalipun bekerja keras, tidak dapat menduga apakah mereka membuat kemajuan dalam perjalanan atau tidak.

Pertanyaan yang seharusnya anda ajukan adalah: “Apakah saya menuju kesana?”. Ingat, sasaran anda bukan sampai ke tempat tujuan, melainkan perjalanan itu sendiri. Untuk itu, inilah yang harus anda lakukan,

Mencari Petunjuk Jalan

Carilah tempat bersejarah anda! Biasanya bila kita bepergian, kita mencari suatu tanda atau patokan (kadang-kadang bisa juga tempat bersejarah yang menandai tujuan anda. Mis: bila ada ‘Menara Eiffel’, anda pasti sedang berada di kota Paris).

“Mengapa orang butuh tempat bersejarah? Bukankah saya sudah punya cita-cita?”

Ada perbedaan besar antara cita-cita dan tempat bersejarah. Cita-cita memberikan target eksternal (apa yang anda tuju). Sedang tempat bersejarah untuk sukses adalah internal (tanda pada perubahan di dalam diri anda, dalam pikiran dan sikap anda, yang kemudian direfleksikan keluar mengenai cara anda bertindak).

Harga untuk sampai ke satu tempat bersejarah

Untuk tiba di tempat-tempat bersejarah dalam perjalanan menuju sukses membutuhkan keuletan dan komitmen. Inilah pilihan-pilihan yang harus anda ambil:

Prestasi vs Pengakuan
Saat kita sukses untuk pertama kali, kita selalu mencari pengakuan atas prestasi kita. Tapi saat kita tidak mendapatkannya, kita jadi kecewa. Anda harus belajar bahwa :
1. Pengakuan dari orang lain sering plin-plan dan cepat lenyap.
2. Ada orang-orang yang sukses yang tidak senang melihat kita sukses. Mereka akan berbuat apapun untuk mencegah orang lain untuk maju, mencoba mencegah mereka untuk memperbaiki diri.

Maka, anda harus belajar bahwa bila anda ingin membuat pengaruh yang kuat pada waktu anda hidup, anda harus mengalahkan pujian dan pengakuan dari orang lain dengan prestasi anda. Itulah rintangan atau ‘tempat bersejarah’ penting #1 dalam perjalanan sukses anda.

Keunggulan vs Biasa-biasa saja
Membuat komitmen untuk mencapai keunggulan merupakan langkah dasar dalam perjalanan sukses. Tempat bersejarah anda #2. Kurang unggul tidak ada hubungannya dengan bakat, kepribadian, kondisi atau keberuntungan. Keunggulan selalu merupakan pilihan. Untuk mencapai keunggulan yang mengalahkan yang biasa-biasa saja,

- Perhatikan detil.
- Mencari perbaikan terus menerus.
- Berlatih disiplin diri.
- Mempertahankan standar pribadi yang tinggi. Jangan pernah puas dengan ‘biasa-biasa saja’.

Pertumbuhan pribadi vs Kesenangan
Anda tidak dapat memfokuskan diri pada mengejar kesenangan dan membuat kemajuan nyata di dalam pertumbuhan pribadi pada saat yang bersamaan. Anda harus memilih salah satu.

Potensi masa depan vs Keuntungan finansial
Banyak hal yang lebih bernilai daripada uang di dalam hidup ini, yang terbesar mungkin potensi pribadi. Setiap kali anda melepaskan kesempatan mendapat keuntungan finansial (misalnya gaji yang lebih tinggi) untuk kesempatan berpotensi lebih baik di masa depan, anda akan melewati tempat bersejarah #4 dalam perjalanan menuju sukses. Ingat! Uang sering membawa pilihan, tetapi tidak selalu menambah nilai pada hidup anda.

Fokus sempit vs Ketertarikan yang tersebar
Pada masa muda anda, mencoba banyak hal yang berbeda dapat merupakan jalan untuk mempelajari kekuatan dan menemukan impian anda. Namun pada suatu titik tertentu, bila anda sudah menemukan apa yang benar-benar ingin anda lakukan, maka anda harus rela memberikan hal-hal yang kurang penting dalam hidup anda, bagi kesempatan untuk melakukan perkara besar itu.

Perasaan berarti vs Perasaan aman
Tibalah anda pada tempat bersejarah terakhir. Perasaan aman adalah keinginan alami tiap orang. Tapi untuk mencapai potensi anda, anda harus rela melewati tempat bersejarah #6, dengan menukar perasaan aman anda dengan perasaan ‘berarti’, yakni kemampuan untuk membuat perbedaan di dalam dunia dan kehidupan orang lain. Bob Buford dalam bukunya Halftime (Separuh Waktu) mengatakan bahwa hidup manusia terbagi dalam 2 fase. Titik tengahnya jatuh antara usia 30-50 tahun. Setengah hidup yang pertama berhubungan dengan memperoleh dan menghasilkan, belajar dan mendapat penghasilan. Setengahnya lagi membuat hidup lebih berarti, berhubungan dengan kehidupan yang bertujuan dan melihat misi hidup anda dipenuhi.

Rahasia Untuk Selalu Melakukan Pertukaran

Saat anda membuat kemajuan dalam perjalanan menuju sukses, anda akan sering menemui diri anda berdiri di persimpangan, dimana anda harus membuat keputusan. Inilah 3 pilihan yang menghadang anda: memperoleh sesuatu, kehilangan sesuatu, atau mempertukarkan sesuatu. Semakin kita dewasa dan hidup menjadi lebih rumit, untuk terus maju anda harus lebih sering membuat pertukaran. Banyak orang tidak sukses karena menghabiskan sebagian besar hidup dengan berdiri di persimpangan dan berharap dapat menerima tanpa perlu memberi apapun (yang jarang sekali terjadi).

Ada 2 kunci untuk membuat pertukaran yang menguntungkan di perjalanan menuju sukses:
Kerelaan untuk membuat pengorbanan – Tiada sukses tanpa pengorbanan. Entah anda harus membayar di depan atau di belakang, anda pada akhirnya harus tetap membayar. Tapi bila anda membayar di depan biasanya:
- Anda membayar lebih sedikit.
- Jarang kekurangan waktu/sumber daya secara tak terduga.
- Upah lebih besar.
- Jumlah pilihan bertambah.

Kegigihan – Anda tidak perlu dilahirkan dengan kegigihan untuk mendapatkannya. Sikap anda dapat dikembangkan dan dikuatkan.

Berikut ini adalah tips untuk membantu meningkatkan keuletan:

Mengembangkan karakter – Robert A. Cock: “Tidak ada pengganti karakter. Anda bisa membeli otak, tetapi anda tidak dapat membeli karakter.” Karakter akan membantu anda membuat keputusan yang tepat di sepanjang perjalanan menuju sukses. Berikut perbedaan cara pendekatan orang yang berkarakter dan yang tidak berkarakter dalam perjalanan menuju sukses:

Tanpa karakter vs Dengan karakter
Melakukan yang termudah vs Melakukan yang benar
Dikuasai oleh perasaan vs Dikuasai oleh nilai
Mencari-cari alasan vs Mencari solusi
Berhenti ketika ditantang vs Bertahan ketika ditantang

Berfokus pada gambaran besarnya – Saat anda melakukan perjalanan menuju sukses, ingatlah bahwa tujuan anda adalah menyelesaikan pertandingan, melakukan yang terbaik yang anda mampu lakukan. Ingatlah bahwa anda diciptakan dengan satu maksud. Buatlah keputusan dan rencanakan usaha anda menurut maksud tsb!

Singkirkan alasan-alasan – George Washington Carver: “99% kegagalan datang dari orang yang mempunyai kebiasaan membuat alasan.” Bila anda termasuk kelompok itu, buatlah komitmen untuk berubah saat ini juga !

Memahami rintangan yang ada – Hasil survey yang dilakukan Asosiasi Eksekutif Penjualan Nasional AS (sangat berguna untuk para Sales...):
- 80% dari semua penjualan baru, dibuat setelah 5 kali menelpon prospek yang sama.
- 48% dari semua Salesman membuat 1 panggilan telepon, gagal, lalu mencoret prospek itu.
- 10% terus menelepon, dan akhirnya sukses.

Ini berlaku juga untuk semua bidang dan karir. Kegigihan menghasilkan upah!

Terus merasa lapar – Rudyard Kipling, penulis: “Bila anda tidak memperoleh apa yang anda inginkan, itu berarti anda tidak serius menginginkannya, atau anda mencoba menawar harganya.” Rasa lapar akan kesuksesan akan menumbuhkan semangat di dalam diri anda supaya terus bertumbuh, belajar dan melakukan pertukaran. Semangat itu akan memberi makan kegigihan anda.


Bab 8 – Apakah Ini Perjalanan Keluarga ?

Di jaman modern ini makin banyak saja orang yang meninggalkan keluarga demi mengejar sukses. Mereka bagaikan orang yang mengemudi mobil di jalan, dan sudah jauh berkendara sebelum menyadari bahwa mereka telah meninggalkan anggota keluarganya di belakang. Kenyataannya, anda tidak dapat mengorbankan keluarga untuk memperoleh sukses yang nyata. Nick Stinner: “Ketika anda mempunyai kehidupan keluarga yang kuat, anda menerima pesan bahwa anda dikasihi, diperhatikan, dan dianggap penting. Akibat positif dari cinta, kasih sayang, dan rasa hormat memberi anda sumber kekuatan untuk menghadapi kehidupan yang lebih sukses.”

Langkah-langkah untuk membangun keluarga yang kuat :

Ungkapan perhatian terhadap satu sama lain – Perasaan dihargai memunculkan yang terbaik dari manusia. Kemampuan untuk menghargai satu sama lain datang dari kemampuan memahami karakter dasar masing-masing anggota keluarga. Ada 4 tipe dasar kepribadian:
v Periang: ingin bersenang-senang, ramah, optimis, mudah bergaul, emosional.
v Melankolis: ingin sempurna, introvert, berorientasi pada cita-cita, pesimis.
v Berdarah dingin: ingin perdamaian, introvert tidak emosional, kemauan keras.
v Pemberang: ingin kekuasaan, kemauan keras, cepat ambil keputusan, optimis.

Penting juga kita mengenal 7 tipe kecerdasan:

v Kecerdasan berbahasa (kemampuan menggunakan kata-kata): dapat berdebat, membujuk, menghibur secara efektif dengan kata-kata.
v Kecerdasan logika-matematika (bekerja dengan angka dan logika): pandai memberi alasan, menciptakan hipotesa, berpikir menurut sebab-akibat.
v Kecerdasan ruang (berpikir dalam gambar/imajinasi): sensitif terhadap detail visual, sering mencoret-coret ide & menggambar.
v Kecerdasan musik (mengapresiasi & memproduksi ritme & melodi): mempunyai telinga tajam, mendengarkan musik dengan ketajaman.
v Kecerdasan tubuh/kinestetik (mengetahui jasmaniah diri): handal menguasai tubuh, melakukan aktifitas fisik.
v Kecerdasan interpersonal (memahami dan bekerja dengan orang-orang): mampu merasakan dan tanggap pada perasaan, temperamen, dan keinginan orang lain.
v Kecerdasan intrapersonal (mengetahui dalam diri anda): sangat introspektif, pandai menilai perasaan sendiri, mampu berpikir secara rohani.

Bila anda memahami bahwa tiap individu memiliki kekuatan dan kelemahan yang unit, anda akan dapat berkomunikasi dengan baik dan menjadikan rumah dan keluarga anda sebagai lingkungan yang positif yang akan menunjang perjalanan menuju sukses anda.

Susun hidup anda untuk melewatkan waktu bersama-sama – Sesibuk apapun anda, ambillah waktu sejenak untuk menyusun atau menyisipkan jadwal untuk melewatkan waktu, beraktifitas dan merayakan momen-momen penting bersama keluarga anda. Jadikanlah waktu kebersamaan itu sebagai tradisi dalam hidup anda.

Menghadapi krisis dengan cara positif – Setiap keluarga mengalami masalah. Bila kita ingin bertumbuh sebagai pribadi maupun keluarga yang sukses, kita harus belajar menangani kesulitan. Inilah beberapa hal yang dapat membantu anda menyelesaikan masalah dalam keluarga:

v Serang masalahnya, bukan orangnya – Jangan limpahkan frustrasi pada orang lain. Sebaliknya, serang masalahnya!
v Kumpulkan semua fakta – Jangan sampai membuang energi dan emosi untuk mengejar masalah yang salah. Pastikan terlebih dulu apa yang sedang terjadi.
v Tulis semua kemungkinan – Dengan demikian anda dapat memandang obyek subyek emosional itu dengan obyektif.
v Pilih solusi terbaik – Saat memutuskan suatu solusi, ingatlah prioritas anda.
v Cari hal-hal positif di dalam masalah.
v Jangan pernah menahan perasaan kasih – Seberapa buruk situasinya, nyatakan perasaan anda pada keluarga. Akui masalahnya, tapi teruslah mengasihi mereka tanpa syarat.

Teruslah berkomunikasi – Komunikasi yang baik tidak berkembang sendiri, melainkan harus dikembangkan. Dan proses itu butuh waktu dan usaha. Beberapa tips yang dapat membantu anda :

Kembangkan program komunikasi – Kreatiflah membuat alasan untuk bicara satu sama lain agar komunikasi dapat dilakukan di mana saja.

Kuasai pembunuh komunikasi – Batasi frekuensi pemakaian pesawat TV dan telepon!

Dorong kejujuran dan kebenaran dalam komunikasi – Perbedaan pendapat adalah sehat dan normal dalam keluarga. Jangan mengkritik/mencemooh mereka.
Gunakan gaya komunikasi positif.

Membagi nilai-nilai yang sama – Anak-anak yang dibesarkan dengan nilai-nilai yang benar oleh orang tua mereka, berkembang dua kali lebih pesat daripada mereka yang tidak memiliki nilai.

Bangun pernikahan anda – Bila anda telah menikah, bangunlah hubungan pernikahan anda. Yang terpenting dalam perkawinan adalah komitmen untuk membuatnya berhasil.

Bila anda menempuh perjalanan menuju sukses tetapi menelantarkan keluarga anda, inilah saatnya mengambil jalan putar.


Bab 9 – Siapa Lagi Yang Harus Saya Ajak?

Salah satu pertanyaan yang perlu anda tanyakan pada diri sendiri pada saat hendak melakukan perjalanan menuju sukses adalah: “Siapa yang harus saya ajak?” Meskipun anda mungkin mampu menempuh perjalanan tanpa orang lain, anda tak akan pernah mampu mencapai potensi maksimum dan pergi ke tempat yang lebih tinggi bila anda menempuh perjalanan seorang diri.

Hidup pada tingkat tertinggi

Bila kita mau pergi ke tempat yang tertinggi, kita harus mau berjalan bersama dengan orang lain. Ketika mereka bertambah baik, maka kitapun akan bertambah baik juga.

Orang-orang di sekitar anda menentukan kesuksesan anda

Anda hanya akan mampu melakukan lebih banyak hal, mencapai lebih banyak target, bila ada orang-orang di sekitar anda yang berjuang bersama anda.

Menemukan orang yang tepat untuk menemani anda dalam perjalanan

Menemukan orang istimewa untuk menemani perjalanan anda tidak terjadi begitu saja. Anda harus tahu kualitas yang dibutuhkan dan bahwa orang-orang tsb cocok dengan anda. Namun yang tak kalah penting, anda harus tahu apakah orang tsb mau pergi? Hati-hati! Karena banyak orang yang tidak mempunyai keinginan untuk bertumbuh.

Setelah itu, apakah orang itu mempunyai bakat yang anda perlukan dan cocok dengan impian anda? Terakhir, apakah orang itu dapat pergi/menempuh perjalanan sendiri? Kalau bisa, malah mereka akan mengajak orang lain juga, seperti yang anda lakukan.

10 Karakter Pemimpin Yang Berpotensi

Orang-orang yang memiliki 10 karakter inilah yang pantas anda ajak dalam perjalanan menuju sukses.

Membuat sesuatu terjadi – Orang-orang yang menemukan prospek yang anda kira tak ada harapan, menciptakan kesempatan saat anda pikir tak ada kesempatan. Mereka tidak pernah membuat alasan, dan selalu menemukan jalan untuk membuat sesuatu terjadi.

Melihat dan merebut kesempatan – Banyak orang mampu mengenali kesempatan setelah melewatinya. Namun untuk melihat kesempatan datang, anda harus belajar bagaimana wujudnya dan cara merebutnya, Lihatlah di sekitar anda, siapakah yang kelihatan mampu mengenali kesempatan dan merebutnya? Ajaklah ia pergi!

Mempengaruhi orang lain – Kemampuan seseorang untuk membuat sesuatu terjadi di dalam dan melalui orang lain, tergantung pada kemampuannya memimpin mereka. Bila mimpi anda membutuhkan ‘teamwork’, orang yang anda pilih untuk pergi dengan anda haruslah seseorang yang berpengaruh.

Menambah nilai – Ketika orang-orang yang menambahkan nilai pada anda, memperbaiki segala sesuatu yang anda buat, berada di samping anda, sinergi akan berkembang dan membawa kalian berdua ke tingkat baru. Coba pikirkan siapa yang mempunyai kualitas tsb?

Menarik pemimpin-pemimpin lain – Ada 2 macam pemimpin :
1. Mereka yang menarik pengikut, orang ini tidak akan pernah melakukan apapun melebihi apa yang dapat mereka lakukan secara pribadi, karena mereka hanya mempengaruhi satu orang pengikut saja.
2. Mereka yang menarik pemimpin, orang yang mempengaruhi banyak orang lain melalui interaksi mereka.

Beberapa perbedaan besar antara pemimpin yang...

Menarik pengikut Menarik pemimpin
...butuh perasaan ‘diperlukan’ ...mau digantikan
...mau memegang kekuasaan ...mau mebagikan kekuasaan
...berfokus pd kelemahan orang lain ...berfokus pd kekuatan orang lain
...pemimpin yang handal ...pemimpin hebat
...mengalami kesuksesan yang biasa2 ...mengalami kesuksesan luar biasa

Carilah pemimpin yang menarik pemimpin lain untuk anda ajak dalam perjalanan.

Melengkapi orang lain – Pemimpin yang melengkapi orang lain dapat memberikan semangat pada sekelompok orang-orang sukses yang mampu pergi kemana saja dan melaksanakan apa saja.

Memberikan ide-ide yang membangkitkan semangat – Victor Hugo: “Tidak ada yang lebih kuat daripada ide yang waktunya telah tiba untuk direalisasikan.” Ketika anda dikelilingi orang-orang yang kreatif, anda tidak akan pernah kekurangan ide yang motivatif, sehingga kalian semua akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih potensi kalian.

Memiliki sikap positif yang luar biasa – Sikap baik dari orang-orang yang anda ajak akan menentukan seberapa jauh anda dapat menempuh perjalanan menuju sukses.

Menjalankan komitmen mereka – Komitmen dapat membawa seseorang ke tingkat baru sehubungan dengan sukses. Dengan didukung oleh orang-orang yang berkomitmen, sukses tidak dapat dihindari lagi, karena anda akan mengalahkan rintangan dan terus maju ke depan, seberapa sukarnya situasi anda, berkat komitmen.

Memiliki kesetiaan – Memang kesetiaan sendiri tidak menjamin sukses dalam diri orang lain, tapi tanpa kesetiaan, sudah pasti anda akan menghancurkan hubungan anda dengannya. Apa arti kesetiaan itu? Mengasihi anda tanpa syarat, berbicara baik tentang anda di hadapan orang lain, dan membuat mimpi anda mernjadi mimpi mereka. Semakin jauh anda pergi, semakin penting arti kesetiaan.

Nah, sekarang anda harus memutuskan siapa yang mau anda ajak dalam perjalanan sukses anda.

Bab 10 – Apa Yang Harus Anda Lakukan Sepanjang Perjalanan ?

Mengapa banyak yang tidak mengajak siapapun?

Banyak orang yang ingin sukses tetapi egois dan hanya berpikir tentang apa yang dapat mereka raih: posisi, kekuasaan, prestise, dan uang. Semua itu bukan cara untuk sukses. Untuk meraih sukses, anda harus memberi. Douglas M. Lawson: “Kita hidup sementara saja melalui apa yang kita ambil, tetapi kita hidup selamanya melalui apa yang kita berikan.” Lalu mengapa banyak orang tidak melakukannya? Ini beberapa alasan paling umum,

Rasa tidak aman – Yang cenderung dilakukan orang yang merasa tidak aman: membuat diri mereka lebih besar dengan mengorbankan orang lain. Sebaliknya orang yang benar-benar sukses akan mengembangkan orang lain.

Sikap egoistis – Orang yang begitu terobsesi dengan dirinya sendiri tidak pernah berpikir untuk meluangkan waktu untuk membangkitkan orang lain. Jika anda mampu menemukan benih sukses di dalam diri anda, maka anda akan melakukan yang sama pada diri orang lain. Dan ketika anda berhasil, itu akan menguntungkan kalian berdua. Kemampuan untuk menemukan benih sukses itu memerlukan komitmen, ketekunan dan keinginan tulus untuk berfokus pada orang lain.

Konsep sukses yang salah – Rata-rata orang tidak mengetahui tentang sukses. Mereka berpikir: ‘seharusnya saya bisa sukses, tetapi saya tidak punya kesempatan. Saya tidak lahir di dalam keluarga kaya, saya tidak mempunyai uang untuk belajar di sekolah paling top, dsb.’ Fred Smith: “Ketika kita mengukur sukses dengan ukuran yang kita gunakan dari apa yang kita terima, itu akan melenyapkan frustrasi.” Maka konsep sukses yang sebenarnya: mengetahui tujuan anda, bertumbuh mencapai potensi maksimal dan menaburkan benih yang bermanfaat bagi orang lain.

Kurang latihan – Alasan terakhir banyak orang yang tidak mengangkat orang lain adalah mereka tidak tahu caranya, karena melengkapi orang lain bukan sesuatu yang dapat anda pelajari di sekolah.

Yang perlu anda ketahui saat memulai

Mengangkat seseorang ke tingkat lebih tinggi dan menolong mereka sukses dibutuhkan lebih dari sekedar memberi informasi/ketrampilan. Untuk itu anda harus memahami konsep dasar tentang manusia yaitu:

Setiap orang ingin merasa berarti. Ketika seseorang tidak menghargai dirinya sendiri, ia tidak akan pernah merasa sukses dengan apapun yang telah ia capai. Namun seseorang yang merasa berharga, siap untuk sukses.

Setiap orang yang membutuhkan dan tanggap pada dorongan. Bila anda mau mengangkat orang lain, anda perlu menjadi salah satu suporternya yang paling bersemangat. Orang bisa merasakan bila anda tidak percaya dengannya.

Manusia biasanya merasa termotivasi. Motivasi seseorang bisa hilang karena kurang dorongan, terlalu sibuk, stress, kurang dihargai dll. Untuk membuat seseorang bersemangat menumbuhkan potensinya, anda harus memotivasi ia kembali.

Orang harus percaya pada anda sebelum mereka mengikuti kepemimpinan anda. Orang hanya akan mengikuti anda jika mereka percaya pada anda.

Cara mengikutsertakan orang lain ke dalam perjalanan yang mengubah hidup

Buatlah perkembangan orang itu sebagai prioritas utama anda – Bila anda ingin berhasil mengembangkan orang lain, anda harus menempatkannya sebagai prioritas utama. Jika kita melakukan semuanya sendiri, kesuksesan akan bersifat sementara. Begitu anda pergi, semuanya akan berantakan.

Batasi siapa yang anda ajak – Suka atau tidak anda tidak bisa membawa semua orang untuk bersama-sama anda dalam perjalanan menuju sukses. Anda harus meluangkan 80% waktu anda untuk mengembangkan hanya 20% orang-orang yang paling penting di sekitar anda.

Mengembangkan hubungan sebelum memulai lagi – Orang biasanya mengharapkan orang lain untuk menghormati dan dapat bekerja dengannya. Pemimpin terbaik memahami pentingnya peranan hubungan dalam kesuksesan. Tanpa hubungan terlebih dahulu, orang-orang itu tidak akan pergi terlalu jauh. Bila anda ingin mengembangkan orang lain, luangkan waktu untuk lebih mengenal satu sama lain.

Memberikan pertolongan tanpa syarat – Saat anda mengembangkan orang lain, jangan dengan pikiran akan memperoleh sesuatu. Anda harus melalui proses ini tanpa mengharapkan apapun. Ketika anda menerima balasannya, itulah kemenangan yang menyenangkan.

Biarkan mereka terbang sebentar dengan anda – Rahasia dalam mengembangkan orang lain: jangan pernah bekerja sendirian!

Isi tangki bensin mereka – Bagikanlah buku-buku atau artikel-artikel yang telah mengubah hidup anda kepada orang lain yang ingin anda kembangkan. Jadilah sumber informasi bagi mereka.

Tinggallah dengan mereka sampai mereka bisa berdiri sendiri – Mentor sejati akan tinggal dengan orang yang akan dikembangkannya, membimbingnya sampai ia siap berjalan sendiri.

Jangan menciptakan hambatan – Jika anda mulai mengembangkan seseorang, jangan menciptakan hambatan apapun di jalur mereka. Sebaliknya berikan arah yang jelas, dukungan positif dan kebebasan untuk ‘terbang’.

Menolong mereka mengulangi kembali seluruh proses – Jangan berpikir bahwa saat orang yang anda kembangkan berhasil terbang, berarti tugas anda telah selesai. Belum! Tolonglah mereka mengulangi kembali proses itu kepada orang-orang lain yang dikembangkannya.

Kesimpulan

Nah, kita telah bersama-sama melahap buku dari John E. Maxwell yang penuh inspirasi ini. Kita bisa menyimpulkan bahwa tujuan utama saat anda memutuskan untuk menempuh suatu perjalanan menuju sukses adalah: menjadi lebih baik setiap saat untuk mencapai cita-cita anda, membawa orang lain dengan anda, dan bersama-sama dengan anda, menolong mereka mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

Jadi, apakah anda sudah siap menempuh perjalanan sukses anda?

Selamat jalan!!


Sunday, November 30, 2008

Perjalanan Menuju Sukses 2









Bila
ini kunjungan pertama anda, mulailah dari Bagian 1 buku ini !



Bab 4 – Peta Jalan Menuju Sukses

Banyak orang tidak punya tujuan dan rencana dalam hidupnya, mereka tidak tahu kemana mereka akan pergi. Mereka hanya akan menjalani hidup ini dan melihat saja kemana hidup membawa mereka pergi. Tanpa rencana, kemajuan hidup anda seperti perjalanan santai di hari Minggu, mungkin anda akan melihat pemandangan yang menarik, namun anda akan kehilangan perjalanan luar biasa yang sesungguhnya dapat menjadi milik anda.



Maxwell memberikan 4 contoh cara manusia menanggapi proses perencanaan untuk perjalanan menuju suksesnya:



Vince, si korban. Tipe si Vince ini akan beralasan bahwa bukan salahnya jika hidupnya tidak beraturan. Ia tidak mempunyai rencana apapun karena ia terlalu sibuk memusatkan waktu dan energinya pada hal-hal di luar kekuasaannya, dan terlalu sibuk mencari alasan kegagalannya daripada meraih kesempatan untuk bertumbuh.



Freddy, si status quo. Tipe Freddy begitu menyukai dan berfokus pada masa kini, sehingga ia rela melakukan apa saja untuk mempertahankan staus quo-nya. Ia hanya membuat rencana untuk mempertahankan keadaan seperti sekarang ini.



Debby, si pemimpi. Tipe pemimpi seperti Debby suka membuat rencana, tetapi tidak pernah mewujudkannya dalam tindakan. Ia ingin menjadi suskes tetapi tidak mau mengambil resiko untuk bergerak maju dalam perjalanan menuju sukses.



Michael, si motivasi. Tipe Michael membuat rencana yang baik, melakukannya, dan fokus pada tujuannya sehingga segenap potensinya bertumbuh.



Nah, apa yang membedakan Michael dari teman-temannya yang lain? CITA-CITA.



Dalam perjalanan sukses, cita-cita adalah peta jalan anda. Anda membutuhkan peta bukan untuk berharap tiba di tempat tujuan, tetapi untuk memberitahu anda cara untuk menjalani perjalanan itu. Hal yang utama dalam perjalanan sukses adalah bergerak terus menerus ke arah tujuan anda. Dengan memiliki cita-cita, anda selalu mengetahui kemana anda pergi, bukan seperti orang yang masuk ke mobil untuk pergi ke kota A tanpa tahu arah menuju kesana!



Mimpi adalah gambaran besar yang anda miliki, sementara cita-cita adalah pengekspresiannya, pecahan bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah diatur.



Cita-cita akan dapat:

  • Memberikan fokus pada perjalanan anda.

  • Memberikan motivasi untuk memulai perjalanan, dan untuk terus termotivasi sepanjang perjalanan. Menentukan dan memenuhi cita-cita menciptakan energi positif dan mendorong anda untuk terus berjalan, walau ada rintangan.

  • Membantu untuk menentukan prioritas anda, dan memelihara perhatian anda pada masa kini.

  • Membawa fokus anda pada perbaikan, bukan hanya aktivitas terus menerus. Untuk menjadi sukses, kuncinya terletak pada kemampuan untuk memperbaiki diri terus menerus.

  • Membantu anda mengukur hasil pencapaian anda. Dengan cita-cita, anda akan tahu ketika anda berjalan di jalur yang salah, dan seberapa jauh anda telah berjalan.



Menciptakan Peta Anda Sendiri



Inilah langkah-langkah untuk menciptakan peta atau cita-cita anda untuk perjalanan menuju sukses:



Kenali mimpi anda

Perjalanan dimulai dari mimpi, pastikan anda sudah mengetahui mimpi anda.



Perhatikan tempat keberangkatan anda

Eric Hoffer: “Jika kita ingin menjadi orang lain, kita harus memiliki kesadaran seperti apa kita saat ini.” Mulailah memeriksa diri anda sejujur mungkin dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini :



Sejauh mana saya harus berjalan? - Mengetahui dengan tepat apa yang perlu anda kerjakan dan berapa lama atau berapa banyak. Misalnya cita-cita anda menjadi dokter, hubungilah universitas untuk mendapat info tentang program studinya, biaya kuliahnya berapa, dll. Jika anda ingin menjadi kaya dan pensiun dini, hitunglah dengan tepat berapa banyak uang yang harus anda kumpulkan.



Apa yang dapat saya manfaatkan? - Carilah hal-hal yang dapat membantu anda dalam meraih cita-cita itu. Perhatikan keadaan, sumber daya maupun kontak yang anda miliki. Jangan hanya mengandalkan bakat alami saja. Bila anda ingin berbisnis, maka ketrampilan untuk mengelola keuangan mungkin akan anda perlukan.



Apa yang harus saya atasi? - Selalu ada rintangan yang mengganggu proses pencapaian cita-cita, misalnya anda bercita-cita menjadi pemain bola, tetapi anda penderita asma. Lihatlah secara jujur kekurangan itu, dan bersiaplah untuk mengatasinya.



Berapa harga perjalanan ini? - Berapa banyak waktu, energi, keuangan, pengorbanan, dll yang anda butuhkan untuk memulai perjalanan.



Nah, sekarang anda mulai mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang penting bagi anda, dan apa yang mau anda berikan dan korbankan untuk menuju sukses.



Tulislah pernyataan misi anda



Ciptakan satu kalimat yang mengekspresikan apa yang ingin anda lakukan dengan hidup anda. Definisi sukses, cita-cita dan 80% dari kegiatan sehari-hari anda harus tercantum didalamnya. Misalnya: saya ingin mengabdikan diri untuk menginspirasikan pemikiran dan hal-hal yang indah dalam hidup ini kepada banyak orang melalui internet, agar semakin banyak orang menjadi lebih sukses dan lebih bervisi. Tulislah sebaik mungkin dan rencanakan untuk membuat perubahan pada saat anda lebih mengenal diri dan visi anda.



Definisikan cita-cita anda



Tertulis – Menulis cita-cita membuat anda lebih bertanggung jawab dan lebih berkomitmen.



Kontrol pribadi – Cita-cita harus berada dalam kuasa anda untuk meraihnya secara pribadi, jangan memilih cita-cita yang di luar kontrol anda, misalnya menang lotere atau mengharapkan orang lain menuruti kehendak anda.



Spesifik – Anda harus dapat mengungkapkan cita-cita dengan spesifik, kalau perlu pecahkan ke dalam tugas-tugas kecil jika cita-cita itu besar. Anda tidak akan dapat melakukan sesuatu yang tidak dapat anda ekspresikan dengan spesifik.



Dapat diraih – Ketahuilah kemampuan dan potensi anda, jangan menetapkan cita-cita yang terlalu muluk-muluk.



Dapat diukur – Ungkapkan cita-cita seobyekstif mungkin, supaya bila anda bertanya pada diri sendiri: “Sudahkah saya meraih cita-cita no. 1?” Anda mampu menjawab dengan: “ya” atau “tidak”.



Dibatasi waktu – Cita-cita = mimpi + batas waktu, maka untuk tiap cita-cita yang anda tuliskan, tetapkan target waktunya, untuk membantu anda memastikan akan mencapainya tepat pada waktunya.



Bertindaklah



Johann Wolfgang von Goethe: “Berpikir itu mudah, bertindak itu sulit, dan menuangkan pikiran ke dalam tindakan itu perbuatan tersulit di dunia.” Untuk meraih cita-cita, anda harus bertindak!

Mantan Presiden AS, Franklin D. Roosevelt: “Orang yang berpikiran sehat memiliki satu metode dan mencobanya. Jika gagal, akui secara jujur dan coba yang lain. Yang penting adalah mencoba sesuatu.”



Atur rencana anda – Dalam meraih cita-cita, anda harus merencanakan untuk meninjau dan memperbarui cita-cita tersebut dari waktu ke waktu.



Rayakan tiap kesuksesan – Setelah anda berhasil meraih beberapa sasaran, rayakanlah kesuksesan itu. Akuilah, tapi ingatlah bahwa sasaran anda bukan mencapai cta-cita itu, melainkan memperbaiki diri secara konstan. Jadi, berjalanlah terus! Pemenang Noel, William Faulkner: “Selalu bermimpilah dan menembak lebih tinggi daripada yang bisa anda lakukan. Jangan terlalu memikirkan menjadi lebih baik dari orng lain. Cobalah untuk menjadi lebih baik dari diri anda sendiri yang dulu.”



----



Bab 5 – Apa Yang Harus Saya Bawa Dalam Perjalanan?



Seperti layaknya bila anda akan melakukan perjalanan ke luar kota, anda harus mempersiapkan apa-apa yang akan anda bawa, demikian pula dalam melakukan perjalanan menuju sukses. Kita mungkin bisa mendelegasikan hampir semua jenis pekerjaan pada orang lain tatkala kita tidak mampu lagi mengerjakannya sendiri. Namun, ada satu aktivitas penting yang hanya dapat dilakukan oleh anda sendiri, yaitu: mempersiapkan dan mengejar rencana pertumbuhan pribadi.



Proses ini akan menentukan apakah anda akan terus bertumbuh ke arah potensi maksimum anda. Jalan pintas tidak berguna dalam jangka panjang. Jika anda ingin mencapai potensi anda, anda harus terus belajar, bertumbuh, dan memperbaiki diri.



Pertumbuhan adalah perubahan



Gail Sheehy, Pengarang: “Bila kita tidak berubah, kita tidak bertumbuh. Bila kita tidak bertumbuh, kita tidak benar-benar hidup. Bertumbuh menuntut penyerahan rasa aman untuk sementara. Itu berarti, mengorbankan pola yang kita kenal tetapi mengungkung, pekerjaan aman tetapi tidak memuaskan, nilai yang tidak lagi diyakini, dan hubungan yang tidak berarti lagi.”



Bertumbuh adalah sebuah pilihan



Perubahan tidak dapat dihindari, tetapi pertumbuhan merupakan sebuah pilihan dan keputusan yang dapat membuat perubahan di dalam hidup seseorang. Perbedaan antara orang yang sukses dan yang tidak sukses bukan tergantung pada kepandaian mereka, melainkan perbedaan dalam hasrat untuk mencapai potensi. Dan tidak ada yang lebih efektif untuk mencapai potensi daripada komitmen untuk pertumbuhan pribadi.



Bila anda mau menempuh perjalanan menuju sukses, anda harus terus bertumbuh!





10 Prinsip Untuk Menjadi Seseorang yang Berdedikasi Pada Pertumbuhan Pribadi



Pilihan hidup yang bertumbuh – Untuk mencapai potensi, anda harus memiliki dedikasi untuk bertumbuh terus menerus. Dan satu-satunya jalan untuk bertumbuh ialah memilih untuk bertumbuh.



Mulailah tumbuh hari ini – Anda harus memutuskan bertumbuh hari ini, jangan suka menunda-nunda karena:

a) Bertumbuh itu bukan sesuatu yang otomatis, maka lebih dini anda mulai, lebih dekat potensi anda.

b) Pertumbuhan hari ini akan memberikan hari esok yang lebih cerah.

c) Pertumbuhan merupakan tanggung jawab anda, jika anda tidak membuat pertumbuhan sebagai tanggung jawab anda, anda tidak akan pernah bertumbuh.



Mau belajar – Jika anda mau mencapai potensi, anda harus tetap bertumbuh. Jika anda tetap mau belajar, potensi anda menjadi tidak terbatas.



Fokukan pada perkembangan pribadi, bukan pada pemuasan pribadi – Pemuasan pribadi berarti membuat kebahagiaan sebagai cita-cita. Namun, perkembangan pribadi merupakan perkembangan potensi supaya mampu memperoleh tujuan yang telah anda tentukan.



Tidak pernah puas dengan prestasi saat ini – Musuh terbesar sukses hari esok adalah sukses hari ini. Kenyataannya, kemenangan – seperti halnya kekalahan – cuma sementara. Bila anda ingin sukses terus, anda harus tetap bertumbuh. Jangan berdiam di zona nyaman, dan jangan biarkan sukses menguasai anda. Nikmati kesuksesan itu sebentar, kemudian terus bergeraklah ke pertumbuhan yang lebih baik.



Menjadi pelajar abadi – Cara terbaik untuk tidak merasa puas dengan prestasi saat ini adalah membuat diri anda menjadi pelajar abadi. Dan bila anda ingin menjadi pelajar abadi dan terus bertumbuh selama hidup, anda harus meluangkan waktu untuk melakukannya.



Henry Ford: “Saya memperhatikan bahwa orang yang paling sukses berada di depan pada waktu orang-orang lain menyia-nyiakan hidupnya.” Bawalah buku atau ringkasan mengenai hal-hal yang penting untuk dipelajari kemanapun anda pergi. Gunakanlah waktu luang ketika anda antre atau menunggu keberangkatan KA atau pesawat dengan membaca dan belajar!



Berkonsentrasilah pada beberapa tema utama – Saat anda mengembangkan diri, anda harus mengenal dan berkonsentrasi pada beberapa tema dengan inti: 'siapa anda'. Pada awalnya mungkin anda tergoda untuk memusatkan perhatian pada terlalu banyak hal, jadi persempitlah fokus anda. Luangkan waktu dan energi hanya pada tema di pusat hidup anda.



Mengembangkan rencana untuk bertumbuh – Buatlah sebuah rencana pertumbuhan dengan mengalokasikan 1 jam dari waktu anda per hari, lima hari dlam seminggu. Bila kita disiplin menggunakannya, maka akan membuat pertumbuhan sebagai kegiatan sehari-hari. Earl Nightingale: “Jika seseorang menghabiskan 1 jam setiap hari pada subyek yang sama selama 5 tahun, orang itu akan menjadi ahli dalam subyek tersebut.”



Bagaimana membuat rencana pertumbuhan ?



Mulailah mengidentifikasikan 3-5 area dalam hidup yang anda inginkan untuk bertumbuh. Lalu carilah materi yang berguna: buku, majalah, internet dll, dan masukkan ke dalam rencana anda. John Maxwell menyarankan untuk membaca minimum 12 buku dan 52 artikel yang berguna untuk perubahan anda dalam setahun.



Catatan Fanda: Saya akan berusaha melakukannya lewat Baca Buku Fanda ini, semoga dengan dukungan anda semua, saya bisa!



Membayar harga – Efek dari pertumbuhan kadang-kadang tidak menyenangkan. Ia akan:



..merampas waktu anda untuk bersenang-senang,

..memerlukan uang untuk membeli buku dan materi-materi lainnya (anda dapat menghemat dengan datang teratur ke Baca Buku Fanda ini !!),

..menghadapkan anda pada perubahan terus menerus,

..memaksa anda mengambil resiko,

..membuat anda kesepian.



Lalu…apakah harga itu sepadan ?



Ya, karena sukses selalu memerlukan usaha. Anda tidak dapat berdiam diri, menunggu sukses datang lalu mengubah hidup anda begitu saja.



Menemukan cara untuk mengaplikasikan apa yang telah anda pelajari – Kembangkan kebiasaan sehari-hari yang positif untuk membantu anda bertumbuh dan terus belajar, misalnya:



  • Arsiplah semua hal yang telah anda pelajari dengan rapi.

  • Tanyakan pada diri anda sendiri : “Dalam hal apa saya dapat menggunakannya?”, “Kapan saya dapat menggunakannya?”

  • Segera aplikasikanlah ke dalam hidup dan pekerjaan anda.





Menciptakan Lingkungan Yang Mendukung Pertumbuhan



Untuk membantu anda mencapai potensi, anda harus hidup di lingkungan dan ‘cuaca’ yang mendatangkan pertumbuhan. Beginilah lingkungan yang mendukung pertumbuhan itu:



  • Orang lain berada di depan anda – kelilingi diri anda dengan orang-orang dari mana anda dapat belajar lebih banyak daripada orang lain belajar dari anda.

  • Anda masih merasa tertantang.

  • Anda berfokus ke depan – Jangan lebih banyak memikirkan masa lalu, karena itu akan menghentikan pertumbuhan anda.

  • Atmosfernya memperkokoh – Biasanya dalam situasi sulit anda akan lebih cepat bertumbuh daripada dalam situasi sempurna.

  • Anda berada di luar zona nyaman – Ingat! Pertumbuhan menghendaki resiko.

  • Orang lain bertumbuh – Bertumbuh bersama-sama lebih baik daripada sendirian.

  • Ada kemauan untuk berubah, yang berarti rela membayar harganya.

  • Pertumbuhan diteladani dan diharapkan – Dalam lingkungan dimana pertumbuhan diharapkan dari setiap orang, potensi anda akan mencapai puncaknya.



Lingkungan yang baik akan mempercepat proses pertumbuhan anda.





Mengembangkan Hubungan dengan Orang-orang yang Bertumbuh



Turut aktiflah dalam asosiasi yang berisikan orang-orang yang sesuai dengan anda. Jalinlah hubungan yang bersifat win-win, jangan hanya meningkatkan keuntungan. Bergaul-lah dengan orang yang berada di depan anda dalam pertumbuhan mereka. Dedikasi anda pada pertumbuhan akan memotivasi anda.



Dengan persiapan yang baik, perjalanan menuju sukses anda akan lebih lancar. Bahkan ketika anda menghadapi rintangan, anda akan mampu tetap berjalan. Membuat persiapan yang baik butuh waktu. Yang penting, selalui fokuskan untuk membawa yang anda butuhkan saja, tidak ada yang lain.



Ketika anda memfokuskan diri pada pertumbuhan pribadi, anda tidak tahu kemana itu akan membawa anda dalam hidup ini. Akan tetapi, 1 hal sudah pasti: ia hanya dapat membawa anda ke atas.



----



Bab 6 – Bagaimana Saya Menangani Jalan Putar?



Perjalanan menuju sukses tidak selalu berjalan sesuai rencana, sama halnya seperti perjalanan tur ke luar kota. Tak pernah kita mengalami semuanya terjadi sama persis seperti yang kita rencanakan. Pada saat tertentu anda harus melalui jalan ‘memutar’. Nah, bagaimana menanganinya?



Isabel Moore: “Hidup itu jalan satu arah. Berapapun jumlah jalan memutar yang anda tempuh, tidak satupun yang dapat mengembalikan anda ke tempat semula. Jika anda telah memahami dan menerima kenyataan itu, hidup menjadi jauh lebih sederhana. Jadi, kunci utama sukses adalah terus bergerak maju di jalan itu, melakukan yang terbaik dengan jalan putar yang anda temui, dan mengubah kemalangan menjadi keuntungan.”



Dua jalan putar yang terbesar adalah: Ketakutan dan Kegagalan.



Ketakutan



Semua orang mempunyai ketakutannya masing-masing, karena ketakutan itu bagian dari kehidupan. Bila kita ijinkan, ketakutan dapat menjadi jalan putar arah permanen dalam perjalanan menuju sukses, dan menghentikan kemajuan kita.



Ketakutan menyebabkan penundaan, membuyarkan fokus, dan melemahkan kita, serta membuat kita merasa terasing. Ketakutan merampas potensi, dan menjauhkan kita dari langkah menuju tujuan hidup kita.



Dalam menghadapi ketakutan, ada tiga pilihan :

#1: Menghindari : tidak praktis dan produktif, karena anda akan terus was-was bahwa di tempat baru anda akan bertemu lagi dengan hal yang anda takutkan itu.

#2: Berharap ia akan pergi : mustahil !

#3: Menghadapi dan mengatasinya : itulah satu-satunya metode yang efektif.





7 Strategi Untuk Menolong Anda Menghadapi Ketakutan



Temukan dasar ketakutan anda – Sebagian besar ketakutan kita ditimbulkan oleh perasaan kita, bukan berdasarkan fakta. Ketakutan adalah bunga yang anda bayar dari hutang yang sebenarnya tidak anda miliki. Periksalah pikiran yang menimbulkan ketakutan itu, bandingkan pola berpikir anda dengan fakta, dan lihatlah apakah masih cocok atau tidak. Jangan lagi berfokus pada masa lalu, dan jangan biarkan diri anda dipenjara oleh perasaan sendiri.



Akui ketakutan anda – Cara terbaik menangani ketakutan adalah mengakuinya dan terus bergerak ke depan. Belajarlah mengatasi ketakutan dengan cara ini: Saat anda harus mengambil keputusan, kumpulkanlah semua fakta ketakutan dalam diri anda, lalu buatlah keputusan anda. Setelah itu, singkirkanlah semua ketakutan tadi, dan teruslah maju.



Terimalah ketakutan sebagai harga dari kemajuan – Setiap kali anda mencoba maju ke dalam suatu daerah baru dalam perjalanan menuju sukses, ada kemungkinan anda akan gagal. Pikiran itu dapat membuat anda gugup. Tapi tak apa, hampir setiap orang yang memperoleh sesuatu yang berharga/sukses juga menghadapi ketakutan, tetapi mereka tetap maju.



Kembangkan impian anda – Impian anda adalah obat ketakutan yang paling efektif. Ia akan menolong anda pergi ke tempat yang menakutkan dan melakukan apa yang anda takutkan. Maka terus kembangkan impian anda, dan buatlah ia ‘membara’ agar dapat mengubah ketakutan menjadi ‘api’ yang membakar anda untuk maju dan sukses.



Fokus pada hal-hal yang dapat anda kendalikan – Ketika anda dalam perjalanan sukses, ingatlah bahwa apa yang terjadi di dalam anda lebih penting daripada apa yang terjadi pada anda. Seringkali ketakutan dan stress yang kita alami berasal dari hal-hal di luar kekuasaan kita. Jangan biarkan itu menghalangi anda.



Kembangkan kebiasaan menang atas ketakutan – Setiap anda menghadapi ketakutan tetapi tetap maju ke depan, anda akan lebih siap menghadapi tantangan ketakutan selanjutnya. Perlahan-lahan anda akan mengembangkan kebiasaan menang atas ketakutan.



Jangan memberi makan ketakutan – Anda punya pilihan ketika menghadapi ketakutan: memberi makan (yang artinya patuh pada ketakutan lalu menghentikan perjalanan), atau pergi. Mark Twain: “Kerjakan sesuatu yang tidak ingin anda lakukan setiap hari. Itulah hukum emas untuk memperoleh kebiasaan melakukan tugas tanpa merasa kesakitan.”



Akhirnya, ketika merasakan ketakutan yang sama, perbedaan antara :



Orang sukses – TIDAK membiarkan ketakutan menguasai

X

Orang gagal – membiarkan ketakutan menguasai





Kegagalan



Ada satu hal yang dimiliki semua orang yang sukses: kemampuan untuk gagal. “Apa? Bukankah kesuksesan yang sedang kita bicarakan? Bukankah sukses berarti menghindari kegagalan?” Tidak! Kita semua pernah dan akan gagal. Orang yang menghindari kegagalan adalah orang yang tidak pernah meninggalkan halaman rumahnya. Jadi, yang penting bukan apakah anda akan gagal atau tidak, melainkan apakah anda akan gagal secara sukses (mengambil keuntungan dari kegagalan anda), atau mengizinkan kegagalan mengirim anda ke jalan kembali atau jalan putar selama-lamanya. Bila anda mau melanjutkan perjalanan menuju sukses, anda harus belajar untuk gagal ke depan.



Gunakan kegagalan sebagai papan loncatan



Orang sukses memandang kegagalan bukan sebagai kegagalan, melainkan perjalanan untuk belajar, kesempatan untuk bertumbuh. Sebaliknya, orang yang tidak sukses sering takut gagal dan ditolak, sehingga mereka menghabiskan hidupnya menghindari resiko atau keputusan yang dapat membawa mereka pada kegagalan. Maka, mulai hari ini, ubahlah sikap anda, pandanglah kegagalan sebagai papan loncatan untuk menuju sukses.





Bagaimana cara untuk gagal



Kita biasa melihat orang sukses dari hasil akhir perjalanan suksesnya. Padahal mereka telah berkali-kali mengalami kegagalan sampai akhirnya sukses. Conrad Hilton: “Orang sukses terus berjalan. Mereka membuat kesalahan tetapi mereka tidak menyerah.”



Inilah 10 tips yang akan menolong anda mengubah kegagalan, dari jalan putar menjadi jalan kesuksesan,



Hargailah nilai kegagalan – Anggaplah kegagalan sebagai penanda jarak, sehingga tiap kali gagal, anda tahu sampai dimana anda telah berjalan. Soichino Honda, pendiri Honda Motors: “Sukses hanya mewakili 10% dari pekerjaan anda yang dihasilkan dari 90% kegagalan. Orang yang tidak pernah mengenal kegagalan tidak akan pernah mengenal kebahagiaan sukses sejati”. Selain itu, kegagalan dapat menguatkan anda. Jadi setiap kali anda gagal, ingatlah bahwa anda berada satu langkah lebih dekat pada potensi dan impian anda. Anda belajar untuk gagal ke depan demi meraih sukses.



Jangan menganggap kegagalan secara personal (don’t take it personally) – Ketika orang gagal, ada yang berkata: #1. “Saya telah gagal” atau #2. “Saya selalu gagal”. Ungkapan #1 menunjukkan orang itu telah gagal dan dapat belajar dari kesalahan untuk terus maju. Ungkapan #2 hanya memberikan orang itu sedikit pengharapan untuk memperbaiki diri. Dia akan menjadi gagal ke depan karena ia telah membuatnya sebagai bagian tak terpisahkan dari dirinya.

Buatlah kegagalan itu seperti bernapas, sesuatu yang tetap anda lakukan selama hidup. Dan teruslah maju!



Biarkan kegagalan membimbing anda ke arah yang baru – Bila anda berulang-ulang ‘menabrak tembok’, maka mungkin itu saatnya anda mundur dan mencari pintu lain. Ketika anda gagal terus, namun mimpi anda terus membara dengan kuat, teruslah berjalan dan coba temukan prestasi hidup terbaik yang anda miliki. Mungkin itulah jalan anda.



Peliharalah rasa humor anda – Ketika segala sesuatu gagal, tertawalah. Peliharalah rasa humor pada saat anda membuat kesalahan dalam perjalanan menuju sukses, maka itu akan menolong anda cepat meletakkan kesalahan tersebut ke dalam perspektif.



Tanyakan ‘mengapa’, bukan ‘siapa’ – Ketika mengalami kegagalan, orang cenderung mengalahkan orang atau hal lain di luar dirinya. Orang itu tidak akan pernah sukses karena mereka tidak pernah mengatasi masalah. Sebaliknya, pikirkan mengapa anda gagal agar dapat berbuat lebih baik lain kali.



Buatlah kegagalan sebagai pengalaman belajar – Kegagalan atau yang dianalogikan sebagai jalan putar oleh John Maxwell, akan mengajarkan banyak hal pada anda untuk kemudian dipakai untuk meraih sukses. Maka, jika anda gagal sekali, cobalah lagi, lagi dan lagi…



Jangan ijinkan kegagalan mengecilkan hati anda – Dalam perjalanan menuju sukses, anda akan menemui masalah. Apakah anda akan menyerah dan tetap duduk diam, atau berdiri di atas kaki secepat mungkin? Banyak orang memilih merasa nyaman dengan berbaring daripada bangun. Berhati-hatilah juga dengan orang yang tetap duduk tapi mencoba menjegal kaki anda. Mereka merasa lebih baik bila anda jatuh bersama-sama. Hindarilah mereka! Ketika anda merasa gagal, petik yang terbaik dari peristiwa itu, lalu berdirilah, belajarlah dari kesalahan anda, lalu kembali ke perjalanan.



Gunakan kegagalan sebagai ukuran untuk bertumbuh – Sebagian besar orang-orang sukses rata-rata gagal 7 kali sebelum mereka akhirnya sukses. Bila anda seorang pelari, tiap kali anda berlari di pertandingan dan gagal menjadi juara I, periksalah kemajuan anda. Sukses itu berhasil menjadi juara ke-4, lelah, tetapi gembira karena anda menjadi juara ke-5 pada pertandingan sebelumnya. Artinya, anda telah membuat kemajuan. Itulah arti gagal ke depan, dan sedapat mungkin hindrilah jalan putar balik.



Melihat pada gambar keseluruhan – Tidak ada yang lebih bisa menolong anda menangani kegagalan daripada perspektif. Ingatlah, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Lain kali, ketika anda gagal lagi, pikirkan gambar keseluruhannya. Masih ada hari lain! Kita semua membuat kesalahan, tetapi kita dapat kembali.



Jangan menyerah – Kegagalan adalah tanda bahwa mungkin anda harus menelusuri kesempatan lain. BC Forbes: “Sejarah telah memperlihatkan bahwa pemenang yang paling terkenal biasanya menemui halangan berat sebelum mereka menang. Akhirnya mereka menang karena menolak untuk dikalahkan oleh kekalahan mereka.” Kegagalan terjadi dengan mudah pada siapa saja, tetapi harga sukses adalah kegigihan.



Dalam perjalanan menuju sukses anda selanjutnya, anda akan terus gagal. Masalahnya bukan apakah anda akan terus gagal. Sebaliknya, ketika anda gagal, anda harus memutuskan apakah anda akan gagal ke belakang atau ke depan. Jalan putar dapat membuat seseorang lebih baik atau sakit hati. Anda-lah yang harus memilih !



Nantikan lanjutan Perjalanan Menuju Sukses di posting selanjutnya...!