Wednesday, February 18, 2009

Wikinomics 2 - Kolaborasi Global Berbasis Web Bagi Bisnis Masa Depan

Tinjauan buku ini adalah lanjutan dari Wikinomics 1, silakan membaca bagian pertamanya dulu...



Bab 3 – Pionir “Peer” – Piranti Lunak Hanyalah Permulaan



Wikipedia dan Linux adalah contoh peer production. Wikipedia mampu menyediakan berita terkini sebuah peristiwa jauh lebih lengkap dan lebih cepat dari sebuah media tunggal. Sedang Linux menjadi kekuatan besar ekonomi karena produknya dipakai oleh perusahaan besar macam Google, Sony, Yahoo, Nokia, dll. Pertanyaan yang muncul: Jika ribuan orang dapat berkolaborasi untuk menciptakan sistem operasi atau sebuah ensiklopedia, lalu apa yang akan terjadi?



Peer production telah muncul sebagai model perusahaan alternatif yang memanfaatkan keahlian kemanusiaan, kecerdasan, intelegensia dengan lebih efektif dan efisien dibanding perusahaan tradisional. Perusahaan akan membutuhkan sebuah strategi untuk menangani peer production dengan mempertimbangkan ancaman dan peluang bagi bisnis mereka.



Cara Baru Produksi



Peer production sejatinya adalah cara memproduksi barang dan jasa yang bergantung seluruhnya pada organisasi mandiri, komunitas individu yang secara sukarela bergabung untuk memproduksi sebuah hasil bersama. Ekonomi produksi telah berubah signifikan dari ekonomi berbasis industri menuju ekonomi berbasis informasi. Bila dalam ekonomi industri peluang untuk membuat sesuatu yang bernilai dan penting terganjal biaya pembuatan, maka dalam ekonomi informasi publik dapat berkolaborasi dan saling berbagi kreasi mereka dengan biaya yang sangat kecil hanya karena kita menginginkannya. Peering memanfaatkan motivasi relawan dengan menempatkan orang yang tepat pada tugas yang sesuai, sehingga akhirnya akan terjadi seleksi mandiri. Saat orang-orang menyeleksi diri sendiri secara sukarela untuk tugas kreatif dan padat ilmu, maka kemampuan mereka akan melebihi kemampuan manajer. Bukankah yang paling tahu tugas yang paling kita kuasai adalah kita sendiri, bukan manajer kita? Di sisi lain peer production menjungkir balikkan arti tradisional hak properti. Bila bentuk tradisional melarang pihak lain menggunakan sebuah kerja kreatif, peer production menggunakan “lisensi publik umum” untuk menjamin hak pengguna dalam memodifikasi kerja kreatif. Peer production tidak diganggu kontrak, memungkinkan partisipan untuk bekerja pada setiap proyek yang menarik, sehingga proyek tersebut dapat menjadi lebih efisien dengan sumber daya yang tersedia.



Ensiklopedia Yang Dapat Di-Edit Setiap Orang



Bagi sejumlah orang, alasan orang-orang menjadikan relawan dalam memproduksi Wikipedia masih misterius. Kenyataannya, Wikipedia telah berhasil menarik minat banyak pakar. Mereka merasakan kedekatan dengan topik yang mereka kuasai dan mereka ingin dunia tahu, atau dapat dikatakan sebagai suatu misi sosial.



Pembagian kerja para Wikipedian - Pembagian kerja di Wikipedia yang terspesialisasi ikut memotori pertumbuhan. Para relawan-lah yang mengurus semua pekerjaan administratif seperti mengatur halaman, mengembangkan piranti lunak, mencari foto bebas royalti atau berpatroli melawan vandalisme.



Keterbukaan - Namun demikian, Wikipedia tetaplah tidak sempurna. Kelemahan paling nyata adalah karena setiap orang dapat menyatakan diri sebagai pakar sesuatu. Untuk itulah Wikipedia membuat kebijakan yang mencegah pengguna tak terdaftar untuk membuat artikel baru di Wikipedia. Sementara dalam hal akurasi, perbedaannya dengan Encyclopedia Britanica sangat kecil: Wikipedia mengandung rata-rata 4 ketidak-akuratan di setiap entri, sementara Britanica ada 3. Bedanya, di Wikipedia kekeliruan sudah lama dikoreksi, tetapi di Britanica masih tetap ada.



Bertindak hati-hati - Proses memperbaiki situs yang bersifat bottom-up selama ini telah berhasil mempertahankan tingkat pertumbuhan Wikipedia yang sangat pesat. Pada th 2005 muncullah WikiHow, kumpulan buku pedoman (How To) yang dibangun dengan cara yang sama seperi Wikipedia, tempat pengunjung menemukan iklan gratis tentang semua hal (cara melakukan sesuatu). Kemudian ShopWiki, WikiTravel dll mengikuti jejaknya. Dan kini Wiki telah melepaskan kekuatan besar yang tidak dapat di-stop atau pun ditiru oleh model hirarki.



Kritik Terhadap Open Source - Tentang Korporat Bebas dan Laba



Memperoleh laba dari komunitas ‘peer production’ seperti Linux tidak secara langsung seperti produk dan jasa konvensional. Penambahan dan penciptaan nilai baru bagi customer lah fungsi korporat yang sesungguhnya.



Manfaat utama 'peer production' bagi bisnis



Yaitu memanfaatkan bakat eksternal. Dengan cepat dan rumitnya perubahan, tak satupun perusahaan dapat membuat inovasi yang diperlukan untuk bersaing. Dengan peer production mereka dapat melibatkan lebih banyak orang dan mitra dalam membangun solusi bagi klien. Selain itu peer production dapat:



Terus mengikuti minat pengguna – Siapa pesaing yang menghantui Microsoft di pasar web browser? Mozilla Firefox (dulunya Netscape), yang adalah web browser open source. Ini bukti bahwa jika anda tidak terus mengikuti minat pengguna, mereka (kompetitor bersama pengguna) akan melakukan inovasi di sekitar anda dan mendahului anda.



Memacu permintaan atas produk pelengkap - Berpartisipasi dalam komunitas peer production memacu permintaan atas produk pelengkap yang memberikan peluang baru untuk menciptakan nilai tambah, yang berarti pendapatan dari layanan, jasa pendukung dan piranti keras.



Memangkas biaya - Kolaborasi peer production dapat membuat produk yang lebih kuat, disesuaikan dengan pengguna, serta lebih murah.



Mengalihkan titik persaingan - Contohnya bagi industri piranti lunak, titik persaingan bisa dialihkan dari sistem operasi ke aplikasi, integrasi dan jasa.



Menyingkirkan friksi dari kolaborasi – Makin banyak perusahaan yang memakai inovasi kolaboratif untuk menghindari problem kepemilikan dan eksploitasi properti intelektual.



Membangun modal sosial – Biaya menjadi anggota komunitas peer production adalah dengan berbagi. Dengan memberikan akses bebas royalti atas inovasi mereka, mereka memperoleh lisensi untuk beroperasi di komunitas.



Peer production akan semakin penting dengan adanya akses atas daya komputer dan aplikasi, transparansi, globalisasi, demokratisasi pengetahuan dan keahlian.



Bab 4 – Ideagora - Pasar Bagi Gagasan, Inovasi Dan Pikiran Unik Yang Berkualitas



Pasar Ideagora adalah istilah yang diberikan Don Tapscott untuk perusahaan yang memanfaatkan pasar berkembang global untuk mencari pikiran unik berkualitas serta menemukan dan membangun produk dan jasa baru dengan lebih cepat dan efisien. Contoh Ideagora: InnoCentive dan eBay. Perusahaan atau “pencari” secara anonim mempublikasikan problem litbang, sementara “pemecah masalah” akan menyerahkan solusi mereka untuk memperoleh hadiah uang tunai. Dengan adanya jaringan bakat yang menyebar luas, maka persoalan pelik dapat lebih cepat dan efisien dipecahkan dibanding tim litbang internal. Perusahaan akan tetap membutuhkan bakat internal, tetapi anda juga semakin perlu mempertimbangkan orang terbaik yang berada di luar dinding perusahaan.



Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan dan industri dapat saling menyuburkan. Teknologi di sebuah industri dapat menciptakan efisiensi di industri lain. Contohnya; bahan yang memberikan daya serap tinggi pada popok bayi juga berguna untuk kabel bawah laut yang menjadi jalur telekomunikasi antar benua. Jadi produsen popok melisensikan teknologinya pada produsen kabel, memperoleh arus pendapatan baru dan imbal hasil yang lebih baik untuk divisi litbang. Produsen kabel dan perusahaan telekomunikasi memperoleh inovasi yang bagus. Ideagora menawarkan peluang signifikan bagi perusahaan kecil dan menengah untuk memperoleh pendapatan sehat dengan menjual gagasan dan teknologi kelas dunia ke pihak lain.



Dunia Adalah Departemen Litbang Anda



Dalam era sekarang, arti penciptaan telah bergeser dari menciptakan dan menkomersialkan gagasan dalam aktivitas terbatas dan tertutup, menjadi konsep terbuka dan berkembang pesat.

Yet2.com adalah awal mula Ideagora. Yet2.com adalah suatu tempat dimana perusahaan dapat menampilkan aset-aset yang belum terpakai yang telah dipatenkan. P&G misalnya memiliki lebih dari 27.000 hak paten di Amerika, tapi menggunakan hanya kurang dari 10% dari jumlah itu untuk produk mereka.



Memanfaatkan Ideagora




Ideagora dapat dimanfaatkan perusahaan untuk :



Menciptakan likuiditas - Transfer gagasan dan teknologi memiliki arti yang lebih luas dibanding hanya pertukaran dokumen hukum. Ketika memberikan lisensi ke pihak luar, sang mitra pasti akan meminta informasi teknik, peragaan, contoh dan pengujian sebelum disetujui. Oleh karena itu alih teknologi dapat menjadi mahal dan memakan waktu. Namun, dengan adanya yet2.com dan InnoCentive sebagai perantara (pialang), perusahaan dapat meningkatkan likuiditas.



Menanamkan budaya - Kini makin banyak pihak yang percaya bahwa properti intelektual dapat menjadi salah satu ladang pencetak laba dan dapat membayar semua biaya pemeliharaan, penyelesaian dan persiapan paten.



Memanfaatkan gagasan eksternal - Sifat litbang internal dan akuisisi eksternal adalah melengkapi, bukan menggantikan. Perusahaan yang terlibat di Ideagpra harus ingat bahwa pasar adalah kesetaraan yang besar, dan bahwa ketika pasar dibuka penuh, keunggulan kompetitif tidak akan mengalir langsung. Namun demikian ideagora memberikan kecepatan dan keahlian yang dapat digunakan untuk memanfaatkan pasar dalam membangun tawaran baru dari customer.



Mendapatkan rasio yang tepat - Mencapai rasio internal yang optimal demi inovasi eksternal merupakan sebuah tantangan bagi perusahaan dalam menggunakan ideagora.



Pendekatan portofolio - Dengan adanya ideagora, akan ada keragaman pendekatan untuk terbuka terhadap inovasi, baik dari jalan yang diambil perusahaan dalam mendapatkan gagasan dan teknologi di pasar maupun dari sumber masukan eksternal.




Bab 5 – Prosumer (Tolong Susupi Produk Ini)



Prosumer adalah customer yang juga produsen. Contohnya adalah Second Life, sebuah game multiplayer online dimana sekitar 325.000 member bersosialisasi, menghibur dan bertransaksi di sebuah lingkingan maya yang dibangun sepenuhnya oleh para pengguna. “Penduduk” Second Life lebih dari sekedar pengguna. Mereka memakai identitas maya, menjalankan peran dan aktifitas khayalan dan bahkan menciptakan bisnis maya. Second Life diciptakan hampir seluruhnya oleh customer, yaitu desain, kreasi dan pembuatan produk. Sementara Linden Labs, pemiliknya, hanya mengatur komunitas dan memastikan berjalannya infrastruktur.



Customer Sebagai Rekan Inovator




John Fluevog adalah perancang sepatu canggih. Terinspirasi oleh Linux, Fluevog membuat alas kaki open source. Customer menyerahkan desain untuk dipertimbangkan, dan desain yang terbaik akan diproduksi. Fluevog akan menamai setiap desain sepatu yang ia adopsi dengan nama si perancang.



Customer adalah rekan inovasi menuju kesiapan diri




Film Snake On A Plane keluaran thn 2006 melibatkan pemirsa dalam banyak aspek film ini, mulai dari penyusunan skenario hingga pemasaran. Demikian juga Lego, produsen mainan anak, menggunakan Mindstorms untuk membantu pengguna berkreasi untuk merekayasa ulang sensor, motor dan alat pengendali di pusat sistem robot.



Dilema Prosumsi: Kendali Melawan Penyusupan Customer




Bagaimana bila modifikasi dan perluasan yang dibuat customer bertentangan dengan persyaratan utama suatu bisnis? Hal seperti ini dialami oleh Apple dengan iPodnya dan Sony dengan PlayStation Portable-nya (PSP). Penyusupan customer yang notabene berusia muda dan canggih dalam segi teknik, ingin memaksakan teknologi mereka ke titik batas. Pengguna fanatik Sony PSP menambahkan kemampuan dan fitur baru tidak resmi, lalu beraktivitas online untuk saling bertukar aplikasi dan game budidaya rumahan. Bahkan ada yang berhasil mengubah PSP menjadi pemutar musik, perangkat wi-fi dan browser web. Apabila Apple cenderung membiarkan penyusupan terhadap iPodnya, Sony mengambil langkah dengan mengunci platform PSP. Pengguna harus meng-upgrade pada waktu ingin memakainya. Alasan Sony adalah karena aplikasi rumahan dapat menyebabkan kerusakan di unit PSP dan membatalkan garansi.



Budaya Remiks



Musik remiks adalah memodifikasi, membumbui, melengkapi, dan mencipta ulang beberapa musik/lagu yang sudah ada. Seni baru ini sangat populer di kalangan muda dan kini menjadi salah satu genre paling menguntungkan di industri musik. Contohnya DJ Danger Mouse yang meremiks cuplikan dari lagu The Beatles dengan suara Jay-Z. Atau musik rap Missy Elliot diremiks dengan melodi suara band rock Joy Division dari Inggris, atau suara riang Madonna melapisi musik Sex Pistols. Banyak kalangan menganggap remiks sebagai tindakan ilegal dan merugikan, namun faktanya setelah hasil remiks karya DJ Danger Mouse beredar, Beatles dan Jay-Z menjadi semakin populer, dan hasil kerja mereka makin terekspos ke khalayak. Akhirnya, Danger Mouse malah dipekerjakan oleh EMI untuk memproduksi musik remiks secara resmi untuk perusahaan.



Kami Adalah Media



Kebangkitan jurnalisme sosial dan media yang dikendalikan customer menjadi contoh lain tentang bagaimana kolaborasi massa dan penciptaan bersama menghapus batasan-batasan antara perusahaan dan customer. Di dalam paradigma prosumsi yang sedang berkembang ini, seseorang dapat beralih dari customer menjadi kontributor dan kreator. Contohnya adalah Digg, situs berita teknologi dimana anggota mengajukan artikel yang memberikan link ke situs Digg, kemudian anggota lain memilihnya bila artikel itu bagus. Artikel yang banyak dipilih akan muncul di halaman depan. Bisa dibilang, komunitaslah editornya.



Memanfaatkan Komunitas Prosumer



Prosumsi menjadi salah satu mesin perubahan dan inovasi terkuat yang pernah dilihat dunia bisnis. Prosumsi bergerak melampaui penyesuaian produk. Penyesuaian masal melibatkan padu padan komponen tertentu sehingga menghambat fleksibilitas inovasi bagi pengguna. Dengan prosumsi, pengguna terlibat secara aktif dari awal produksi. Dalam perkembangan prosumsi, customer akan semakin memperlakukan produk anda sebagai platform bagi inovasi mereka sendiri, seperti dalam kasus iPod dan PSP. Jika anda tidak mengikuti perkembangan customer, mereka akan terus mencipta di sekitar anda dan menyediakan peluang bagi pesaing anda. Dalam dunia prosumsi, bisnis riil anda bukanlah membuat produk akhir melainkan ekosistem inovasi. Ketika prosumsi makin mantap, perlakukan customer sebagai peer, bukan pembeli.



Untuk mengandalkan suatu ekosistem yang dinamis dan subur bagi pertumbuhan dan inovasi, berikanlah keuntungan bagi customer untuk terlibat di dalamnya. Jika anda ingin bertahan, temukanlah cara untuk bergabung dalam prosumsi dan memimpin komunitas prosumer. Ingatlah bahwa customer tidak peduli apakah aktivitas mereka mendatangkan keuntungan bagi anda, mereka hanya ingin pengalaman dan produk yang superior. Dan sebagai customer, anda tidak lagi sekedar penerima produk dan jasa pasif. Anda dapat berpartisipasi dalam perekonomian untuk memenuhi kebutuhan personal anda, untuk mengubah dunia atau sekedar untuk bersenang-senang. Prosumsi telah menjadi sebuah lingkaran penuh.




Bab 6 – Platform Bagi Partisipasi



Pada Mei 2005 Paul Rademaker meluncurkan situs jejaring yang mengkombinasikan daftar layanan iklan baris on-line “Craiglist” dengan layanan Google Maps. Hasilnya: HousingMaps. Apabila anda ingin mencari rumah untuk dibeli/disewa, anda tinggal memilih kota dan rentang harganya, maka keluarlah peta yang menunjukkan lokasi dan detail sewanya. HousingMaps merupakan salah satu remiks pertama di web. Sejak itu menjamurlah remiks-remiks lain yang semuanya memberikan pesan bagi sektor bisnis: Bukalah platform anda untuk meningkatkan kecepatan, skala dan keberhasilan inovasi.



Platform Bantuan




Pada saat badai Katrina melanda Amerika th 2005, tim relawan ad hoc dari penjuru negeri membangun proyek yang diberi nama People Finder, yaitu situs jejaring yang dibangun untuk mengumpulkan data korban selamat dan memudahkan pencarian dan identifikasi. Dengan platform terbuka semacam ini orang-orang biasa akan dapat menciptakan layanan informasi baru yang lebih efektif daripada saluran-saluran birokratik.



Platform Untuk Web Dan Komunitas



Dilema platform adalah, remiks memberikan insentif jangka panjang yang rendah bagi inovator dan proteksi minim bagi pemilik data. Dalam kasus HousingMaps, Rademaker tidak memiliki proteksi bila suatu saat Craiglist mengintegrasikan sendiri API gratis dan membuat situs yang bersaing dengan HousingMaps. Di lain pihak, Craiglist berpotensi mengalami penurunan laba bila lebih banyak orang yang beralih dari iklan lowongan kerja (yang berbayar) ke lokasi lain yang diberikan secara gratis. Lalu mengapa Google menyukai ide itu? Ingat, bahwa pertumbuhan spektakuler Google sebagian besar mengandalkan open source dan inovasi. Aplikasi macam HousingMaps merupakan publisitas gratis dan bakat baru (Rademaker) yang bisa direkrut Google. Dengan mengeksploitasi platform bagi partisipasi secara agresif, Google dapat meningkatkan daya tampilnya sebagai mesin pencari no. 1.




Platform Untuk Perdagangan



Platform Amazon bagi partisipasi memacu 2 hal: inovasi dan pertumbuhan yang menyebar. Amazon memanfaatkan komunitas besar developer serta bisnis kecil dan menengah untuk merambah ke kawasan baru dengan hanya sedikit biaya dan resiko. Caranya, Amazon membuka API-nya bagi mesin e-commerce untuk mengundang partisipan eksternal untuk menjadi developer bersama di platform Amazon. Hasilnya: aplikasi hebat mulai dari situs jejaring yang mengatur katalog CD berdasarkan lagu populer di beragam stasiun radio hingga aplikasi instant messaging yang memungkinkan pengguna MSN dan AOL mengirim sinyal ke Amazon dengan sebuah permintaan, dan Amazon akan mengirim pesan dengan link ke produk yang relevan.




Developer mendapatkan uang dari komisi atas lalu lintas dan penjualan yang melewati aplikasi mereka. Feedburner (layanan sindikasi berita populer) dan Amazon membangun sebuah layanan yang memungkinkan penerbit mendapat fee dari produk yang mereka link ke saluran berita mereka. Inilah yang dsebut sistem ‘affiliate’ atau ‘associate’ di Amazon, sebuah sumber pendapatan yang lumayan bagi blogger dan pemilik website.



Bagi mereka yang tetap suka belanja di dunia fisik tetapi tetap butuh layanan online yang menguntungkan, ada ScanZOOM. Yakni layanan yang memungkinkan pengguna memotret barcode produk dengan ponsel berkamera saat sedang berbelanja, lalu mendapat perbandingan harga instan serta info produk bandingan di Amazon.
Dengan memperlakukan index sebagai sebuah aset yang dapat dijual, bukan sebagai rahasia dagang, Amazon benar-benar merobek kebijaksanaan tradisional tentang mesin pencari (search engine). Dengan demikian Amazon dengan efektif telah menyesuaikan teknologi yang diterapkan oleh perusahaan pencarian raksasa (Google, Yahoo, Microsoft) seraya mencetak pendapatan untuk diri sendiri.



Sistem Insentif Platform: Melampaui Budaya Kedermawanan




Sebuah posting di sebuah blog yang memulai suatu debat: Perlukah Flickr memberikan kompensasi bagi kreator foto terpopuler di situs itu? Caterina Fake, pendiri Flickr, menanggapi bahwa ada sistem nilai di luar uang. Sistem nilai ini sangat penting bagi publik yaitu untuk berhubungan dengan orang lain, menciptakan sebuah identitas online, berekspresi sebagai diri sendiri dan menarik perhatian orang lain. Budaya jiwa sosial adalah tulang punggung internet.

Wednesday, February 4, 2009

Asyiknya Keliling Dunia Lewat Buku





Hanya tiga negara yang pernah aku kunjungi seumur hidupku: Singapore, Jerman dan Perancis. Namun, bukan berarti aku tak mengenal negara-negara lainnya di muka bumi ini, karena aku punya ‘kendaraan’ yang bisa membawa aku keliling dunia mengunjungi negeri-negeri yang eksotis dan melihat kebudayaan penduduknya tanpa mengeluarkan banyak ongkos. Hah...koq bisa? Bisa aja, kalau anda menemukan BUKU yang cocok. Ya! Buku. Dengan buku anda akan bisa membawa imajinasi anda menjelajahi romantisnya kanal-kanal di Venice, lembabnya udara tropis di hutan Amazon, atau dinginnya malam di ‘atap dunia’, Tibet ! Inilah beberapa buku (dan film) yang telah membawa aku berkeliling dunia:



Jepang



Ada banyak buku sebenarnya yang bersetting-kan negara Jepang dengan kebudayaannya yang terkenal itu. Bagi yang suka komik Manga, pasti juga sudah lebih familiar dengan Jepang. Beberapa buku yang sudah aku baca:



Memoirs of A Geisha
: Buku yang merupakan sebuah memoar seorang mantan Geisha bernama Nitta Sayuri yang sempat menjadi salah satu geisha terkemuka pada jamannya, yaitu sebelum PD II. Memang buku ini lebih banyak mengisahkan tentang kehidupan geisha, namun tetap asyik untuk dinikmati. Suasana dan budaya Jepang juga terekam disini.



Kisah Klan Otori
:
Sebuah tetralogi kisah pada jaman samurai di Jepang. Penuh dengan intrik, perang dan romantisme percintaan. Di buku ini, suasana sehari-hari dan kebudayaan Jepang lebih terasa.



Film
The Last Samurai merupakan film yang benar-benar menggambarkan suasana Jepang dan samurainya. Pada ultah-ku beberapa tahun lalu, aku pernah mendapatkan hadiah buku-nya Last Samurai. Disitu ada sebagian besar dialog dari filmnya dan gambar-gambar scene berwarna yang cantik-cantik.



Musashi
adalah buku yang sudah kuidam-idamkan, tapi hingga sekarang belum terbaca, alasannya: mahal banget harganya! Maybe next month...



Tibet




Negara kecil yang terletak di puncak pegunungan Himalaya dan sering disebut sebagai ‘atap dunia’ ini adalah negara yang eksotis sekaligus kontroversial. Ada 2 buku yang membuat aku serasa berkelana ke Tibet yang jauh:



Mata Ketiga
: Ini adalah
kisah seorang anak kecil yang telah ditakdirkan untuk menjadi Dalai Lama sejak ia lahir (T. Lobsang Rampa). Maka sejak kecil ia telah dikirim ke biara untuk menjadi rahib di Lhasa. Suasana kehidupan di Tibet yang unik, sangat detail digambarkan di sini. Diantaranya kebiasaan minum teh bermentega yang dapat menghangatkan tubuh melawan dinginnya hawa pegunungan, lalu apa yang disebut ‘tsampa’ (makanan pokok di Tibet) dan cara pemrosesannya. Juga bagaimana kebudayaan Tibet yang unik seperti pada waktu ada pesta keluarga, diceritakan dengan menarik.




Tintin di Tibet
:
Ya, komik karangan Hergé yang satu ini sudah tak asing lagi bagi kita. Namun waktu aku kecil, aku telah banyak belajar banyak tentang negara-negara di dunia lewat serial Tintin ini. Salah satunya Tibet, meskipun buku ini lebih banyak menggambarkan petualangan Tintin dkk di pegunungan salju, namun paling tidak ada beberapa kebiasaan yang ada dalam kebudayaan Tibet (seperti mengalungkan kain kuning di leher seseorang yang berarti menghormati orang tsb) sempat terekam disini.



Film
Seven Years in Tibet adalah salah satu film favorit-ku yang mungkin sudah kutonton sampai 4 kali.



Brazil




Ada sebuah buku yang jelas sekali menggambarkan Barzil, khususnya hutan tropis terlebat dan terbesar di dunia: Amazon.




The Testament
:
Salah satu buku karangan John Grisham ini mengambil setting hutan dan sungai-sungai besar di Brazil sebagai settingnya. Dikisahkan seorang pengacara yang mencari kliennya, seorang misionaris di perkampungan Indian di sepanjang sungai di Amazon. Kita bisa merasakan suasana hutan tropis yang lembab, banyak nyamuk, rawa-rawa serta rumah yang dibangun di atas air (facenda) di hampir sepanjang buku ini. Salah satu karya John Grisham yang memukau.



Italy




Ada dua buku yang menggambarkan suasana negara Italia. Salah satunya secara spesifik ber-settingkan kota Venice (Venesia) yang terkenal karena dibangun di atas air, dan lainnya lebih spesifik ke wisata kuliner Italia.




Pangeran Pencuri
: Buku ini sebenarn
ya lebih tepat digolongkan sebagai buku petualangan anak-anak, namun aku suka dengan suasana kota Venice yang romantis yang digambarkan dengan detail oleh penulisnya: Cornelia Funke. Rumah-rumah tua yang terhampar di sepanjang tepi kanal yang hanya dapat ditempuh dengan bus air atau perahu, lalu gereja-gereja dengan kubah emasnya. Keberadaannya sebagai kisah anak-anak membuat penggambaran suasana dalam buku ini begitu hidup. Sangat menyenangkan membaca buku ini di sela-sela kesibukan kita yang sering membuat stress.



The Broker
:
Buku karangan John Grisham lainnya, yang kali ini mengambil setting kota-kota kecil di Italia Utara, seperti Bologna. Meskipun tidak se-eksotis Venice atau Milan, namun petualangan seorang pengacara yang sedang dalam penyamaran ini bisa membawa kita merasakan suasana kota kecil Italia, dengan café, deretan toko-toko kecil, restauran, dan terutama makanan-makanannya yang mengundang selera.



China



Maharani
: Novel berlatar belakang sejarah yang kaya intrik karangan
Pearl S. Buck ini menggambarkan Dinasti Manchu pada tahun 1800-an. Kekayaan budaya Cina, dan karakter penduduknya terekam dengan sangat jelas dan detail di novel ini. Meskipun mungkin di era sekarang sudah banyak sekali yang berubah, tetap asyik juga untuk berkelana ke negeri tirai bambu ini.



Bagiku, buku memberikan lebih dari sekedar kisah atau cerita. Ia memberikan pengalaman baru bagiku, pengalaman yang mungkin takkan pernah aku dapat di dunia nyata. Bagaimana dengan anda? Buku apa yang berkesan bagi anda dan memberikan sebuah pengalaman yang menarik?





Saturday, January 17, 2009

3 Alasan John Grisham Layak Disebut Penulis Hebat



Seperti yang pernah aku tulis dalam review novel The Chamber, John Grisham adalah seorang master yang berani dan pandai meramu topik yang membosankan dan tidak menarik bagi kebanyakan orang (pengadilan, hukum) menjadi sebuah bacaan yang mengasyikkan (siapa bilang thriller hanya bisa melibatkan aksi penembakan yang berdarah-darah?). Aku adalah penggemar setia John Grisham, dan aku telah membaca semua novelnya yang pernah terbit di Indonesia. Menurutku, inilah 3 alasan mengapa John Grisham layak disebut penulis hebat:

Sulit ditebak

Salah satu keunggulan Grisham adalah dalam setiap bukunya, pembaca akan dibiarkan penasaran akan ending kisahnya sampai membaca halaman terakhir buku tsb. Tidak seperti kebanyakan penulis lain (sebut saja Sandra Brown) yang memiliki ciri khas sehingga bisa ditebak alur ceritanya (karena pasti sama dengan yang sebelum-sebelumnya: happy ending), maka novel-novel Grisham memiliki ending yang berbeda-beda, dan seringkali ‘twisting ending’.

Pernah membaca ‘The Partner’? Kisah itu adalah salah satu contoh twisting ending yang terjadi pada halaman paling akhir. Kita yang menyangka ending yang ‘smooth’, ternyata masih harus menahan napas sampai baris-baris terakhir. Bagi anda yang belum membaca, bersiaplah selalu akan kejutan-kejutan yang disuguhkan Grisham!

Tapi meskipun begitu, pasti ada yang bisa dijadikan pegangan. Bukankah tokoh yang baik, jujur biasanya akan selalu menang? Nah, masalahnya ada di poin berikut ini...

Batas kabur antara protagonis dan antagonis

Bila dalam novel Agatha Christie kita dapat mengidentifikasikan dengan jelas mana pihak yang baik (protagonis) dan mana yang jahat (antagonis), dalam novel John Grisham sepertinya batasan itu agak kabur.

Masih ingat ‘The Runaway Jury’? Aku merasa tergelitik waktu membaca ending buku ini. Karena, juri yang melakukan suap dan akhirnya melarikan diri bukanlah tokoh protagonis bagiku. Bagaimana mungkin karakter yang jahat malah akhirnya bisa bebas dan malah kaya raya? (buat yang belum membaca, maaf ya kalau jadi ketahuan endingnya. Makanya, ikuti terus blog Baca Buku Fanda ini agar tidak ketinggalan novel-novel terbaru John Grisham berikutnya!!) Tapi, itulah yang ditulis oleh John Grisham. Dan dengan mengesampingkan perdebatan moral, justru faktor itulah yang membuatnya hebat. Pembaca (seperti juga aku) mungkin akan menyangka bahwa di akhir cerita kedua tokoh serakah itu, entah bagaimana akan tertangkap dan kedoknya akan terbuka. Tapi...ternyata sebaliknya.

Jadi, di novel John Grisham, yang jahat atau pun yang baik sama-sama punya kans untuk jadi tokoh sentral.

Bisa menulis dalam topik yang sama sekali berbeda tapi sama memukaunya.

Selama ini Grisham telah menelurkan karya dalam tujuh kategori berdasarkan tema sentral:

Proses hukum dan pengadilan:
Yang ini mungkin agak membosankan bagi orang awam (seperti aku), The Brethern, The Summons, King of Torts dan The Rainmaker adalah contohnya. Proses hukum yang panjang dan istilah-istilah yang membingungkan, tapi karena diolah oleh sang ‘master’, maka masih bisa kunikmati (meski pada beberapa bagian yang penuh istilah teknis terpaksa aku lompati).

Rasisme:
A Time To Kill adalah yang paling kental mengulas rasisme. Meskipun The Chamber juga menyentilnya sedikit lewat sosok Sam Cayhall yang anggota KKK (Ku Klux Klan).

Suspense:
Buku-buku yang mengusung suspense yang diramu dengan segi hukum, biasanya yang laku untuk dibuat film oleh Holywood. Contohnya: The Pelican Brief, The Firm, dan The Client.

Petualangan:
Tidak dinyana, ternyata John Grisham bisa juga menyelipkan segi hukum ke dalam petualangan dan romantisme (dua sisi yang jarang digunakan Grisham), dengan tempo yang jauh lebih lambat daripada novel-novel thrillernya yang lain, di The Testament.

Humaniora:
The Chamber bisa dibilang satu-satunya penghuni kategori ini. Meski ada sedikit bumbu rasisme dan proses hukum, namun tema sentralnya adalah pergulatan batin tokoh terdakwa yang dihukum mati.

Non Legal:
A Painted House, The Bleacher dan Skipping Christmas memang berbeda dari novel-novel lainnya. Di ketiga buku ini kita sama sekali tidak menemukan istilah hukum atau bahkan alur cepat yang khas Grisham. Cerita-ceritanya simpel, alurnya lamban, namun tetap menghibur apalagi dibaca pas liburan.

Romantisme (bukan tema sentral, tapi cukup menghibur):
John Grisham dan romansa? Sepertinya ada yang salah?? Memang, novel John Grisham tergolong thriller, namun demikian dalam beberapa bukunya, John dengan murah hati menghibur pembaca wanitanya dengan sedikit romansa. The Pelican Brief dan The Testament adalah contohnya.

Jadi, setujukah anda kalau aku menjadikan John Grisham sebagai salah satu penulis fiksi terhebat?



Tuesday, January 13, 2009

Di Balik Sebuah Hukuman Mati: Tinjauan The Chamber - John Grisham


Bagi anda yang suka membaca, pasti sudah mengenal John Grisham, the master of thriller dan best legal fiction writer di dunia saat ini. Dan anda pasti bertanya-tanya mengapa aku begitu suka pada buku Grisham, The Chamber, yang tebalnya saja mungkin 600-an halaman. Topiknya: rasisme dan hukuman mati. Settingnya: penjara yang digambarkan gelap, bau, kotor dan berpenghuni orang-orang yang tak punya harapan hidup. Apalagi kamar gasnya (chamber)! Karakter utamanya: seorang narapidana tua yang telah menewaskan dua anak kecil dengan bom, yang tidak pernah menyesali perbuatannya. Terus mengapa aku tertarik untuk membelinya, membacanya sampai habis, dan bahkan menulis tinjauan disini?

Karena yang diangkat kali ini oleh John Grisham, selain proses hukum, adalah pergumulan pribadi seorang Sam Cayhall dalam menghadapi hukuman mati. Inilah yang menarik bagiku. Pernahkah anda bertanya-tanya dalam hati, apakah yang kira-kira ada dalam benak dan perasaan seorang narapidana yang dijatuhi hukuman mati? Dalam hal ini bukan layak atau tidaknya seorang terdakwa dihukum mati, atau pro dan kontra tentang hukuman mati itu sendiri. Namun, lebih pada ‘bagaimana pergumulan batin seorang manusia yang dihukum mati’? Apakah mereka menyesal pada akhir hidupnya? Apakah mereka merasa takut? Apakah, kalau diberi kesempatan, mereka ingin minta maaf pada keluarga korban? Apakah mereka ingin proses hukuman mati dipercepat atau malah ditunda? Dan apakah-apakah lainnya...

Rasisme mengemuka dalam buku ini lewat sosok Sam Cayhall, seorang kulit putih yang anggota Ku Klux Klan (KKK), dan pada suatu hari ditugaskan untuk melakukan pengeboman terhadap kantor seorang Yahudi. Akibatnya dua orang putra Yahudi tsb tewas. Terlepas dari layak tidaknya ia menerima hukuman mati, sangat sulit untuk bersimpati pada Sam. Ia jelas-jelas seorang rasis, dan tumbuh dalam keluarga yang biasa memperlakukan orang kulit hitam dengan semena-mena. Ia juga melakukan pengeboman dengan sengaja. Sudah cukup alasan untuk kita membencinya, dan hukuman mati sudah lebih dari layak ia terima.

Namun demikian, dengan membaca tulisan John Grisham, kita diajak menyadari bahwa manusia pada dasarnya sama. Kita semua takut untuk mati, takut menghadapi pertanggung jawaban atas apa yang telah kita lakukan. Menyesal atau tidak kita pada waktu melakukan suatu perbuatan yang menyengsarakan orang lain, kita diciptakan Tuhan dengan hati nurani. Setiap manusia pasti tahu di dalam lubuk hati terdalam bahwa apa yang ia perbuat adalah salah. Hanya kesombonganlah yang membuat ia bersikukuh bahwa dirinya benar.

Maka, seperti yang dialami Sam, pada saat ia sudah tak punya harapan (semua upaya hukum yang dilakukan Adam nampaknya sia-sia), kesombongannya pun mulai memudar. Dan yang ada kini adalah sosok Sam yang rapuh, menangis, dan mengibakan. Apakah layak ia dihukum mati? Inilah pertanyaan Sam di dalam hati. Apakah dengan menghukum mati dirinya, kedua anak yang telah tewas bisa hidup kembali? Dengan begitu lamanya penundaan, ia sebenarnya telah menerima hukuman dalam bentuk lain. Lagipula Sam memang telah dididik untuk rasis sejak ia lahir. Namun demikian, pada saat-saat terakhir menjelang jadwal hukuman matinya, toh Sam akhirnya menyesali keputusan yang telah diambilnya, perbuatan-perbuatan yang ia dan keluarganya lakukan selama ini. Akhirnya, kesombongan pun luruh ketika manusia tak berdaya.

Beberapa pelajaran yang secara pribadi aku petik dari buku The Chamber ini:

1. Sudah saatnya kita membuang jauh-jauh tentang perbedaan, ras, suku, agama. Saatnya kita membangun dunia dan mengembangkan diri tanpa melihat perbedaan, karena pada akhirnya perbedaan hanya menghasilkan kesengsaraan.
2. Kita harus menilai seseorang bukan hanya dari masa lalunya, tetapi juga dari nilai-nilai yang ia yakini saat ini. Semua orang pernah berbuat kesalahan, tapi yang terpenting adalah apakah ia menyesalinya dan berbalik ke jalan yang benar atau tidak.
3. Hukuman diberikan oleh lembaga hukum atau negara. Sebagai sesama manusia, hendaknyalah kita tidak ‘menghukum’ orang lain secara personal lewat stigma, hujatan dan pengucilan. Kita harus tetap ingat, bahwa mereka pun manusia, dan semua manusia itu pada hakikatnya sama (seperti yang dikatakan oleh tokoh Jem di To Kill A Mockingbird).
Sekali lagi, bravo pada John Grisham yang telah membuka mata kita, dan sekaligus memukau kita dengan tulisannya.



Wednesday, January 7, 2009

Wikinomics – Kolaborasi Global Berbasis Web Bagi Bisnis Masa Depan (1)



Catatan Fanda
: Wikinomics, sekilas kita membaca satu kata itu, terlintas di benak kita bahwa ini pasti berkaitan dengan ekonomi. Dan bila kita sudah familiar dengan internet, pasti kita mengenal Wikipedia, ensiklopedia online yang dapat di-edit dan di-update setiap saat oleh jutaan orang di seluruh dunia. Lalu apa hubungan antara teknologi wiki dengan perekonomian?

Kali ini aku akan mengulas sebuah buku bisnis dan ekonomi yang mengusung paradigma baru di dunia di tengah era digital ini. Sungguh menarik mengetahui kemana dunia ini akan menuju, sehingga kita tidak hanya terseret arus, melainkan turut serta menciptakan dan mengendlikan arus itu. Selamat membaca, dan semoga akan ada banyak ide-ide dan peluang yang anda dapatkan setelah membaca buku ini.


-----

Buku Wikinomics ini berisikan ide-ide Don Tapscott dan Anthony D. Williams, para penulis buku ini, mengenai apa yang terjadi sejak tahun 2003-2006, yakni saat lahirnya generasi Web 2.0 yang kelak akan mengubah wajah dunia, termasuk dunia bisnis dan ekonomi. Bagi anda yang belum tahu, Web 2.0 adalah generasi di mana pengguna internet tidak lagi menjadi browser pasif, tetapi mereka turut berpartisipasi dalam memberikan opini, membentuk komunitas dan mempublikasikan rekaman video. Lihat saja situs-situs pertemanan dan social media seperti MySpace dan Facebook. Lalu YouTube, tempat kita mempublikasikan rekaman video kita. Tak heran bila majalah Times memilih “Anda” sebagai 'person of the year' pada tahun 2006. “Anda” benar-benar sedang mengubah dunia!

Dan berkat Web 2.0, banyak perusahaan mulai memikirkan, merancang, membangun dan mendistribusikan barang dan jasa dengan cara-cara baru yang menarik dengan biaya yang semakin murah, dan inovasi yang semakin tinggi. Mari kita pelajari perubahan apa yang tengah terjadi di dunia kita, agar kita tidak terlambat untuk menciptakan peluang-peluang bagi bisnis kita maupun kehidupan kita. Karena menurut Don Tapscott, anda harus memilih : berubah atau mati!

Pendahuluan

Dalam sejarah, perusahaan diatur berdasarkan hirarki yang kaku. Karyawan vs manajer, marketing vs customer, produsen vs sub-kontraktor, perusahaan vs masyarakat. Selalu saja ada satu orang/perusahaan yang memegang kendali puncak rantai makanan. Walau hirarki tidak hilang, tetapi perubahan besar dalam teknologi, demografi dan ekonomi global telah memacu kekuatan produk jenis baru, yang berdasarkan pada masyarakat, kolaborasi dan pengaturan mandiri, dan bukan lagi berdasarkan hirarki dan kendali.

Jutaan orang kini menggunakan blog, wiki, chat-room/forum untuk menambahkan suara mereka ke dalam arus deras dialog dan debat yang disebut blogosphere. Para karyawan menopang kinerja dengan membentuk kolaborasi lintas negara, menciptakan apa yang disebut 'ruang kerja wiki'. Customer menjadi prosumer, dengan mencipta ulang barang dan jasa, tidak lagi sekedar mengkonsumsi produk akhir.

Metode ekonomi baru ini akan merambah, bukan saja sektor piranti lunak, tetapi akan mengubah juga industri – mulai musik, penerbitan, farmasi, dan bahkan manufaktur. Namun demikian, masih banyak orang yang skeptis tentang proyek-proyek open source seperti Linux dan Wikipedia. Mereka beranggapan itu semua adalah serangan terhadap hak resmi (HAKI) dan kebutuhan perusahaan untuk mencetak laba. Namun, dalam bab-bab di buku ini, kita akan diajak melihat bahwa banyak perusahaan yang justru mengalami peningkatan setelah mengaplikasikan metode wikinomics ini. Mari kita kupas secara lebih mendalam.


BAB I : Wikinomics – Seni & Sains Bagi “Peer-Production”

Ada sebuah perusahaan pertambangan emas kecil asal Toronto, Canada (Goldcorp Inc.) yang tengah berjuang untuk hidup, akibat tekanan pemogokan, utang, dan lonjakan biaya produksi. Di tambang yang berlokasi di Ontario itu juga sudah tidak lagi tersedia kandungan emas, yang pasti akan menyebabkan Goldcorp segera mati. Untungnya, sang CEO muda yang bernama Rob McEwen memiliki insting yang kuat bahwa tambang itu masih memiliki kandungan emas. Namun masalahnya, untuk mengeksplorasi dan mendapatkan estimasi yang akurat tentang nilai emas dan lokasi yang tepat, butuh waktu bertahun-tahun dan biaya yang sangat besar.

Sampai suatu hari, McEwen mengikuti sebuah konferensi yang diadakan di MIT. Disitu dibahas tentang Linux, yaitu bagaimana Linus Torvalds dan sekelompok relawan pengembang piranti lunak merakit sistem operasi komputer kelas dunia melalui internet (open source). Torvalds membuka password-nya kepada dunia, yang memungkinkan ribuan pengembang anonim untuk mempelajari dan memberikan kontribusi mereka sendiri. McEwen mendapat ide cemerlang!

Ia mengumpulkan semua dokumen geologi yang mereka miliki, dan memasukkannya ke dalam satu file, lalu mempublikasikan kepada dunia. Mereka mengadakan kontes berhadiah $ 575.000 bagi partisipan yang berhasil memberikan metode dan estimasi terbaik tentang lokasi emas yang bisa ditambang. Benar saja, tak lama kemudian para kontestan, yang terdiri dari geolog, mahasiswa pasca sarjana, konsultan, matematikawan dan anggota militer dari seluruh dunia berhasil mengidentifikasikan 110 target di tambang tersebut. Dan lebih dari 80% target baru yang terungkap, menghasilkan emas dalam jumlah banyak. Hal itu mampu memangkas waktu (dan tentunya biaya) eksplorasi sekitar 2-3 tahun.

Dunia Baru Wikinomics

Kolaborasi, pada masa lalu kita asumsikan sebagai suatu proyek yang dikerjakan bersama beberapa orang dalam keluarga, tempat kerja, komunitas atau antar teman. Namun, berkat perubahan teknologi, demografi dan bisnis, kolaborasi masal telah mengubah cara produk dan jasa diciptakan, diproduksi, dipasarkan dan didistribusikan pada basis global. Pertumbuhan aksesibilitas internet membuat orang dapat bebas berpartisipasi dalam inovasi dan penciptaan nilai. Inovasi dan penciptaan nilai baru inilah yang dinamakan peer-production atau peering.

Era Partisipasi

Senjata kolaborasi masal yang berupa telepon dan internet gratis, piranti lunak open source, hingga outsource global, memungkinkan ribuan individu dan produsen kecil untuk bersama-sama menciptakan produk, mengakses pasar, dan memuaskan customer dengan cara yang semula hanya dapat dilakukan perusahaan besar. Semua orang kini dapat memberikan kontribusi dalam kebersamaan digital dengan biaya murah, sehingga membuat aktifitas kolektif semakin menarik.

Perubahan ini menggiring kita ke sebuah dunia baru, di mana hanya mereka yang ter-koneksi saja yang dapat bertahan. Salah satu bisnis yang mengaplikasikan peering adalah P&G (Procter & Gamble), dengan membuka sebuah jaringan yang diberi nama InnoCentive, di mana 90.000-an ilmuwan dari seluruh dunia dapat membantu memecahkan masalah litbang yang pelik dengan ganjaran uang. Dengan demikian, P&G tidak perlu mempekerjakan banyak ilmuwan, tetapi dapat tetap menciptakan lebih banyak inovasi-inovasi baru.

Di sektor media, ada sebuah TV kabel nasional bernama Current TV, yang hampir seluruh beritanya merupakan kontribusi para amatir peminat media. Walau kontributor adalah relawan yang tidak dibayar, isi yang dihasilkan ternyata sangat baik. Current TV menyediakan panduan on-line untuk mengoperasikan kamera dan teknik pemaparan cerita, sehingga ribuan jurnalis independen dengan berbekal kamera video dan beberapa piranti lunak penyuntingan yang murah, dapat membuat berita sendiri. Pemirsa akan memberikan suara bagi cerita mana yang akan ditayangkan, sehingga materi yang paling menarik yang akan dimuat pada jam tayang utama. Pembeli tradisional atas editorial dan periklanan pasif kini bertindak aktif dengan berperan besar dalam penciptaan nilai.
Sebaliknya, kalangan penerbit melihat hal tersebut sebagai ancaman. Penerbit musik, literatur, film, piranti lunak dan televisi merupakan korban pertama revolusi yang sedang melanda seluruh industri ini. Persaingan saat ini bukan lagi rival di industri yang sama, melainkan para individu yang terorganisisasi mandiri, “Anda”!.

Bagi perusahaan yang cerdas, perubahan ini menawarkan peluang besar (seperti yang dialami Goldcorp), sedang bagi individu dan perusahaan kecil, ini menjadi kelahiran sebuah era baru. Kita menjadi sebuah ekonomi mandiri !

Harapan dan Bahaya

Kolaborasi masal menciptakan sejumlah peluang serta tantangan baru. Ada yang mengatakan bahwa situs-situs seperti Flickr, MySpace dan Wikipedia adalah komunitas kolaboratif yang dapat membungkam suara otentik, karena membanjirnya gelombang massa anonim (banyak orang yang menggunakan identitas yang bukan asli). Begitu juga Bill Gates dan Microsoft-nya menganggap fenomena ini sebagai ancaman potensial terhadap kemampuan mencetak laba di industri yang berbasis pengetahuan, seperti piranti lunak.

Harapan Baru Kolaborasi

Dengan peer production kita akan memanfaatkan keahlian, kecerdikan, dan kecerdasan manusia dengan lebih efisien dan efektif dibnding segala sesuatu yang pernah kita saksikan sebelumnya. Dengan adanya Web 2.0, kita semua berpartisipasi dalam kolaborasi global. Contohnya, dengan membangun bisnis di Amazon, membuat videoklip untuk YouTube, membuat komunitas foto di Flickr, atau mengedit entri tentang suatu topik di Wikipedia. Duapuluh tahun dari sekarang kita akan melihat kembali periode awal abad 22 ini sebagai titik balik penting dalam sejarah ekonomi dan sosial.

Prinsip-prinsip Wikinomics

Wikinomics berdasarkan pada empat gagasan baru yang kuat, yaitu:

Bersikap Terbuka
Dengan adanya kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi, serta makin sulitnya mempertahankan orang-orang yang paling berbakat, membuat mayoritas bisnis semakin membutuhkan keterbukaan baru ini. Untuk menjadi yang terdepan, perusahaan harus terbuka pad kumpulan bakat global yang berada di luar mereka. Selain itu, customer juga menuntut adanya keterbukaan. Mereka sudah bosan diatur oleh pemasok, misalnya dalam aplikasi komputer yang bersifat eksklusif dan tidak dapat digunakan dengan piranti keras dari pemasok lain (tahu kan siapa yang dimaksud?..)

Keterbukaan atau transparansi menjadi kekuatan yang sedang tumbuh di perekonomian jaringan dan merupakan kekuatan baru bagi keberhasilan bisnis. Ia dapat memangkas biaya transaksi antar perusahaan dan memacu metabolisme B-Web (web bisnis). Dan ketika perusahaan bersikap terbuka pada customer, customer akan merespons dengan memberikan kepercayaan mereka.

Peering
Hirarki dalam bisnis tidak mungkin lenyap dalam waktu dekat, namun organisasi horisontal bentuk baru sedang tumbuh dan akan menyaingi perusahaan yang ber-hirarki. Organisasi baru itu disebut 'peering'. Linux adalah salah satu pelopor peering dalam distribusi piranti lunak. Contoh lainnya adalah Marketocracy, sebuah perusahaan sekuritas yang menjual reksadana dengan memanfaatkan kecerdasan kolektif di dalam komunitas investasi. Perusahaan tersebut merekrut pelaku bursa saham untuk mengelola portofolio saham maya dalam sebuah kompetisi, untuk menjadi investor terbaik. Mereka kemudian mencatat 100 peserta dengan kinerja terbaik, lalu strategi perdagangan mereka dikemas dalam sebuah reksadana, yang akhirnya secara konstan mampu melampaui kinerja S&P500.

Berbagi
Dengan berbagi beberapa property intelektual dasar, perusahaan dapat membawa produknya ke pasar dengan lebih cepat. Makin lama, perusahaan-perusahaan menyadari bahwa mempertahankan dan menjaga system HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) yang eksklusif kerap kali mengganjal kemampuan mereka untuk menciptakan nilai. Berkontribusi pada sesama adalah cara terbaik untuk membangun ekosistem bisnis yang kondusif guna memacu pertumbuhan dan inovasi.

Bertindak Global
Di era baru ini, kita dituntut bukan hanya berpikir global, tapi juga bertindak global. Kebanyakan perusahaan multi-nasional seperti General Motor (GM) membagi divisi-divisinya berdasarkan geografis. Masing-masing divisi regional membangun, memproduksi dan mendistribusikan produk yang sama sesuai kebutuhan local, dan dengan melakukan outsourcing dari pemasok local. Hal ini menimbulkan pengulangan yang mahal karena tiap divisi mempekerjakan satu tim lengkap karyawan lokal untuk menangani semuanya dari manufacturing hingga SDM. Dalam perekonomian yang semakin global dan kompetitif, pengulangan semacam itu sangat merugikan. Perusahaan dituntut berubah menjadi perusahaan global yang sejati, yang tidak memiliki batasan fisik atau regional. Adanya standar TI yang terbuka mempermudah upaya itu, untuk menghubungkan seluruh aktivitas membangun, memproduksi, sourcing dan distribusi produk ke dalam sebuah organisasi global yang terpadu.

Bagaimana dengan individu? Individu pun dapat melakukan peering. Seseorang hanya membutuhkan keahlian, motivasi, kapasitas dan pembelajaran seumur hidup serta level pendapatan dasar, untuk dapat terkoneksi dalam kolaborasi global ini.

Sukses Di Dunia Wikinomics

Saat ini institusi dengan hirarki lama bukan saja ketinggalan jaman, tetapi akan mengalami kelumpuhan dalam proses penciptaan nilai. Mental lama ‘rancang dan jalankan’ semakin ditinggalkan, menuju cara baru ekonomi “ikut serta dan produksi bersama-sama” yang dinamis.

Berikut ini tujuh model kolaborasi masal baru yang telah sukses menantang struktur bisnis tradisional, dan akan aku jabarkan di bab-bab selanjutnya:

1. Pionir Peer
2. Ideagora
3. Prosumer
4. Perpustakaan Besar Alexandria yang baru
5. Platform bagi Partisipasi
6. Pabrik Global
7. Ruang Kerja Wiki


BAB 2 – Badai Besar

Ada sebuah kasus yang melibatkan Sony-BMG, produsen elektronik terkemuka. Sony-BMG diketahui telah diam-diam memasang piranti lunak manajemen hak digital (DRM – Digital Rights Management) yang ternyata dapat melumpuhkan komputer di jutaan PC pecinta musik. Piranti siluman itu menginstal diri dengan diam-diam dan mengirim informasi pribadi tentang aktivitas pengguna ke perusahaan. Selain itu piranti lunak tsb membuat PC customer rentan terhadap serangan virus. Dalam waktu sekejap para blogger dan komunitas social media mengulas (dan memanas-manasi) hal ini sehingga dalam waktu singkat isu ini memicu kerusakan parah bagi image Sony-BMG. Inilah salah satu bukti efektifitas kegiatan blogging di era ini. Blogging adalah kegiatan dimana para pelakunya tidak memedulikan masalah HAKI. Para blogger atau webmaster kerapkali malahan memberikan e-book atau artikel gratis bagi pembacanya, agar para pembaca mempercayainya dan akhirnya menjadi temannya (atau rekan bisnisnya).

Web 2.0 atau yang disebut Web-baru merupakan pondasi bagi bentuk kolaborasi baru yang disebut Net Generation (NetGen). Bagi mereka (NetGen), web merupakan perekat baru yang menyatukan jaringan social mereka. Fenomena baru seperti MySpace, Facebook, Flickr, Technorati maupun del.icio.us bukan hanya situs jejaring, melainkan komunitas online yang dinamis sebagai tempat terbentuknya jejaring interaksi yang luas.

Web-Baru

Internet telah berubah dari sebuah jaringan website yang memungkinkan perusahaan untuk memaparkan informasi, menjadi sebuah platform komputansi yang memiliki hak sendiri, yang merupakan suatu kanvas bersama yang mengedepankan partisipasi, bukan melulu tentang menerima informasi secara pasif.

Contohnya Flickr, situs fotografi social terpopuler tempat para member memasang, berbagi dan berkomentar tentang hasil jepretan mereka. Flickr hanya menyediakan platform teknologi dasar dan hosting gratis untuk foto (layanan yang lebih canggih tersedia bagi anggota yang mendaftar). Para anggota-lah yang melakukan selebihnya. Mereka memasukkan seluruh konten (foto dan keterangannya), dan membuat system klarifikasi sendiri (dengan memberikan tag). Saat ini makin banyak anggota yang juga melisensikan foto mereka untuk penggunaan non-komersial. Hal itu membuat Flickr menjadi komunitas pecinta foto terorganisir mandiri yang sangat besar, yang berkumpul dalam sebuah platform terbuka untuk menyediakan hiburan, perangkat dan layanan bagi diri mereka sendiri.

Dari contoh itu bisa disimpulkan, bahwa perbedaan mendasar Web lama dan Web-baru. Jika Web lama meluncurkan situs jejaring, Web-baru meluncurkan komunitas yang responsive. Web lama membangun “taman berpagar”, Web-baru membangun lapangan publik.

Kedai Kopi Terbesar Di Dunia

Blog dideskripsikan sebagai sebuah kedai kopi terbesar di muka bumi. Blog memberi peluang bagi publik untuk berbicara tentang apapun yang mereka mau, pada siapapun yang mereka inginkan di dunia luar. Berkat blog, Web-baru telah beralih dari sebuah koleksi dokumen statis menjadi percakapan yang terus berlangsung. Para pengiklan telah memanfaatkannya untuk melakukan percakapan dengan customer yang tertarik, sedang kalangan perusahaan menggunakannya untuk mendengarkan apa yang publik katakan tentang produk mereka.

Dengan adanya mesin pencari blog seperti Technorati, pengguna kini bisa mendapatkan gambaran terkini tentang siapa yang mengatakan apa untuk persoalan yang mereka pedulikan atau minati. Meski blog belum dapat menyaingi media komersial, mereka telah membentuk ratusan komunitas dengan minat yang sama, tempat orang bertukar opini dan informasi tentang berbagai hal. Apalagi bila pengguna dapat memposting audio dan video ke blog mereka. Dalam hal ini YouTube, stasiun televisi web swadaya, telah mengalami booming . Ini berarti bukan hanya media cetak, kini televisi komersial, radio dan film-pun sedang dalam bahaya!

Jaringan Anda Adalah Filter Anda

Web-baru telah beralih menjadi sesuatu yang mirip “otak global” berkat kemampuannya sebagai kolaborasi masal untuk mengumpulkan pengetahuan milyaran pengguna dalam skema organisasi mandiri. Publik kini dapat melakukan penyaringan kolaboratif, antara lain dengan menggunakan sistem klasifikasi yang disebut 'tagging'. Tagging adalah aktivitas menempelkan label deskriptif atau keyword pada konten dengan memanfaatkan teknologi XML. Del.icio.us adalah jasa penanda halaman (bookmark) yang menggunakan tagging dan memungkinkan pengguna untuk mencatat seluruh hal yang ia pikirkan tentang posting blog, atau cara untuk mengingat di tengah publik. Orang-orang yang menggunakan tag sejenis memiliki minat yang sama, sehingga akhirnya mereka saling memberi insentif untuk menemukan halaman menarik yang ditandai oleh orang lain.

Bentuk filter yang lain adalah Amazon, yang memberi manfaat sistem peringkat terdistribusi yang memungkinkan customer memberikan kajian (review) atas barang (dan kajian ini dapat juga dikaji orang lain). Selain itu sistemnya yang canggih membantu mencari kemiripan pembelian diantara seluruh customer Amazon, agar dapat memberikan saran tentang barang-barang yang mungkin akan anda nikmati juga.

Layanan Publik Baru

Keberadaan piranti lunak open source Linux, server web Apache, database MySQL dan bahasa scripting PHP (disingkat LAMP) membuat upaya untuk memulai dan menjalankan usaha menjadi semakin murah. Pada Web-baru, dimana customer memiliki kewenangan (mereka-lah yang menciptakan konten), customer telah menjadi inti kehidupan dalam sebuah bisnis. Maka bagi perusahaan, membangun kepercayaan adalah satu-satunya pilihan untuk mengendalikan customer. Customer yang percaya, akan kembali lagi. Inilah yang kemudian dinamakan 'lapangan publik baru'. Hubungan bukanlah sesuatu yang dapat anda perdagangkan!

Gebrakan Budaya Kolaboratif

Di era Web-baru, dimana publik dapat menciptakan konten dan memrogram web secara kolektif, publik memegang kekuasaan yang semakin besar. Mereka makin tergantung pada diri mereka sendiri. Ini adalah kekuatan customer baru, kekuatan untuk menjadi pemasok sendiri, yang dampaknya adalah terciptanya sebuah ekonomi di kalangan mereka sendiri. Yakni ekonomi baru yang kuat, yang ditopang oleh aktivitas berbagi dan kolaborasi. Maka, para anak muda yang bersosialisasi di era teknologi digital sekarang inilah yang akan menjadi pemimpin masa depan.

Perubahan Demografi: Pertumbuhan Kolaborasi

Generasi muda yang tumbuh secara online, yang membawa etika baru tentang keterbukaan, partisipasi dan interaktivitas di tempat kerja atau komunitas disebut Net Generation (NetGen). Mereka ini yang lahir antara tahun 1997 – 1996 akan mendominasi abad ke-22. Generasi ini adalah kreator aktif dari konten media dan haus akan interaksi. Generasi ini menghargai hak individu dan hak untuk memiliki dan mengekspresikan pandangan mereka sendiri. Mereka memiliki sentimen kuat tentang kolektif sosial dan tanggung jawab publik.

Ruang Berbagi yang Baru

Modus operandi NetGen adalah networking. Mereka banyak mendominasi komunitas online besar seperti Facebook dan MySpace. Remaja sekarang menghabiskan waktu di MySpace untuk memperoleh kembali ruang privasi-nya, karena orang tua mereka mengontrol rumah, sekolah dan sebagian besar ruang aktivitas mereka. Remaja terus kehilangan akses pada ruang publik. Di MySpace mereka mengungkapkan musik, foto dan klip video ke dalam profil pribadi mereka untuk menjadi lebih menarik. Teman-teman mereka akan memberikan komentar, yang berarti saluran bagi umpan balik dan afeksi, yang mengandung suatu elemen hubungan timbal balik. Saat NetGen membangun organisasi mandiri dalam kekuatan besar online dan mampu menyediakan produk, hiburan dan jasa bagi mereka sendiri, perusahaan akan terancam.

Mengubah Dunia – Satu Peer Setiap Kali

Banyak orang tua menganggap remeh social media yang aktivitasnya hanya menambah teman atau berbagi musik. Namun, NetGen juga bisa mengubah dunia menggunakan teknologi digital, contohnya lewat TakingItGlobal. Para anggota bisa mengungkapkan tentang negara yang mereka kunjungi atau isu yang paling mereka khawatirkan. Para anggota yang memiliki minat sejenis akan berhubungan dan mungkin mengarah pada sebuah proyek baru.

NetGen Sebagai Prosumer

Etika NetGen dalam menjelajahi internet, opini orang yang mereka kenal maupun tidak dikenal akan sangat mempengaruhi keputusan untuk membeli sesuatu. Reputasi dan word of mouth telah menjadi kekuatan besar dalam ledakan pemasaran masal di Web-baru. Dalam revolusi ini, sekitar 57% remaja yang beraktivitas online adalah kreator konten, dan mereka tidak akan membiarkan hokum property intelektual menghalangi jalan mereka. Kreasi konten itu misalnya ketika para penggemar men-sinkronisasi seni animasi Jepang dengan lagu popular untuk menciptakan suatu bentuk seni yang baru, yang disebut video musik anime di Wind-up Records.

Perusahaan yang cerdas akan menemukan cara kreatif untuk melibatkan NetGen dalam pengembangan produk dan system distribusi. Ini merupakan mesin perubahan dan inovasi jangka panjang paling menarik yang pernah kita lihat di sector bisnis. Namun, bila sector bisnis ingin memanfaatkan peluang ini, proses inovasi akan perlu perombakan ulang.

Angkatan Kerja Wiki

Saat kaum muda memasuki angkatan kerja, etika NetGen adalah sebagai innovator alami. Mereka terus berubah menjadi yang terbaru, terbuka pada gagasan baru, dan cenderung mempercayai perbedaan dalam semua aspek kehidupan. NetGen akan menuntut lingkungan kerja yang kolaboratif dan setara, yang dapat membentuk keseimbangan antara kerja dan kehidupan, dan menghargai kesenangan. Bila perusahaan tidak mampu untuk memperbaharui tempat kerja, maka NetGen akan mencari peluang lain.

Ekonomi Kolaborasi

Ekonomi kolaborasi merupakan hasil gabungan dua kekuatan :

1. Perubahan struktur perusahaan dan kolaborasi dengan sumber daya eksternal untuk menciptakan nilai.
2. Munculnya ekonomi global sejati.

Hukum Coase

Menurut Ronald H. Coase, pasar ialah mekanisme terbaik untuk mempertemukan pasokan dan permintaan, membentuk harga dan mendapatkan keuntungan maksimal dari sumber daya terbatas. Dengan membagi proses manufaktur ke dalam serangkaian transaksi, negosiasi terpisah adalah tidak praktis dan akan memicu pertumbuhan biaya. Yakni biaya pencarian (sourcing), biaya negosiasi harga, dan biaya menggabungkan produk dan proses. Coase menyebutnya sebagai ‘biaya transaksi’. Dengan adanya internet, biaya transaksi merosot sangat tajam. Hukum Coase membuat perusahaan tradisional menyadari mereka akan tersingkirkan oleh sosok bisnis yang sama sekali baru, yaitu…

B-Web

B-Web adalah kelompok bisnis yang berkumpul di internet, dimana demikian banyaknya kelompok yang berbeda dapat saling bertemu sehingga biaya pencarian dapat dikatakan nihil. Namun ini tidak berarti perusahaan tidak pernah berintegrasi secara vertikal, melainkan mereka perlu menyesuaikan batasan mereka. Keputusan tentang batasan ini merupakan inti dari strategi bisnis mereka. Kemampuan apa yang perlu dimiliki dan yang perlu disingkirkan. Ika kita berkolaborasi dalam sebuah B-web, bagaimana kita dapat memilah hal yang negatif? Bagaimana kita dapat memastikan bahwa kita memperoleh jatah nilai kita?

Contoh B-web musik adalah Apple, dimana mereka dapat mempertahankan mayoritas nilainya. Apple memproduksi iPod, lalu mempekerjakan developer untuk memprogram iTunes dan menyediakan akses pada musik digital (dikerjakan oleh penerbit dan artis). Hasilnya, sebagian besar uang di B-web ini mengalir ke perusahaan rekaman, karena iPod yang seharga $300 dapat berisi lagu-lagu senilai $3.000. Maka untuk mempertahankan lebih banyak nilai, Apple mungkin akan menjadi penerbit musik juga. Saat ini saja Apple sudah menawarkan varietas musik yang hanya dapat diperoleh penggemar melalui iTunes.

Lapangan Bermain Global

Contoh kasus dalam skala global yang melibatkan negara adalah ICICI, bank yang berbasis di Mumbai. Keberhasilan ICICI adalah berkat skema swalayan, dimana customer dapat melakukan transaksi sendiri di E-Lobby dari mana saja di seluruh dunia. Selain itu juga berkat biaya tenaga kerja yang rendah di India dan server yang menggunakan piranti lunak open source.

Globalisasi bukan sekedar perubahan jarring pasokan, namun berpengaruh pula pada inovasi geografi. Dengan demikian, perusahaan kecil dan menengah pun melihat prospek cerah di tengah perekonomian global yang semakin terbuka. Kini mereka dapat membeli apapun yang diperlukan untuk menjalankan perusahaan dengan menggunakan infrastruktur bisnis global sejati. Perusahaan kecil dapat menjadi sangat besar dalam waktu sangat singkat karena kemampuan mereka mengeksploitasi kemampuan kelas dunia.

Wednesday, December 17, 2008

Perjalanan Menuju Sukses 3

Bila ini kunjungan pertama anda, lebih baik anda membaca Perjalanan Menuju Sukses mulai dari Bagian 1 lalu ke Bagian 2.

Bab 7 – Apakah Kita Sudah Sampai?

Dalam perjalanan menuju sukses banyak orang menjadi seperti anak-anak ketika melakukan perjalanan keluar kota. Mereka terus bertanya: “Apakah kita sudah sampai?”. Sikap itu datang dari ketidak-sabaran untuk menjadi sukses, dan menunjukkan bahwa banyak orang yang, sekalipun bekerja keras, tidak dapat menduga apakah mereka membuat kemajuan dalam perjalanan atau tidak.

Pertanyaan yang seharusnya anda ajukan adalah: “Apakah saya menuju kesana?”. Ingat, sasaran anda bukan sampai ke tempat tujuan, melainkan perjalanan itu sendiri. Untuk itu, inilah yang harus anda lakukan,

Mencari Petunjuk Jalan

Carilah tempat bersejarah anda! Biasanya bila kita bepergian, kita mencari suatu tanda atau patokan (kadang-kadang bisa juga tempat bersejarah yang menandai tujuan anda. Mis: bila ada ‘Menara Eiffel’, anda pasti sedang berada di kota Paris).

“Mengapa orang butuh tempat bersejarah? Bukankah saya sudah punya cita-cita?”

Ada perbedaan besar antara cita-cita dan tempat bersejarah. Cita-cita memberikan target eksternal (apa yang anda tuju). Sedang tempat bersejarah untuk sukses adalah internal (tanda pada perubahan di dalam diri anda, dalam pikiran dan sikap anda, yang kemudian direfleksikan keluar mengenai cara anda bertindak).

Harga untuk sampai ke satu tempat bersejarah

Untuk tiba di tempat-tempat bersejarah dalam perjalanan menuju sukses membutuhkan keuletan dan komitmen. Inilah pilihan-pilihan yang harus anda ambil:

Prestasi vs Pengakuan
Saat kita sukses untuk pertama kali, kita selalu mencari pengakuan atas prestasi kita. Tapi saat kita tidak mendapatkannya, kita jadi kecewa. Anda harus belajar bahwa :
1. Pengakuan dari orang lain sering plin-plan dan cepat lenyap.
2. Ada orang-orang yang sukses yang tidak senang melihat kita sukses. Mereka akan berbuat apapun untuk mencegah orang lain untuk maju, mencoba mencegah mereka untuk memperbaiki diri.

Maka, anda harus belajar bahwa bila anda ingin membuat pengaruh yang kuat pada waktu anda hidup, anda harus mengalahkan pujian dan pengakuan dari orang lain dengan prestasi anda. Itulah rintangan atau ‘tempat bersejarah’ penting #1 dalam perjalanan sukses anda.

Keunggulan vs Biasa-biasa saja
Membuat komitmen untuk mencapai keunggulan merupakan langkah dasar dalam perjalanan sukses. Tempat bersejarah anda #2. Kurang unggul tidak ada hubungannya dengan bakat, kepribadian, kondisi atau keberuntungan. Keunggulan selalu merupakan pilihan. Untuk mencapai keunggulan yang mengalahkan yang biasa-biasa saja,

- Perhatikan detil.
- Mencari perbaikan terus menerus.
- Berlatih disiplin diri.
- Mempertahankan standar pribadi yang tinggi. Jangan pernah puas dengan ‘biasa-biasa saja’.

Pertumbuhan pribadi vs Kesenangan
Anda tidak dapat memfokuskan diri pada mengejar kesenangan dan membuat kemajuan nyata di dalam pertumbuhan pribadi pada saat yang bersamaan. Anda harus memilih salah satu.

Potensi masa depan vs Keuntungan finansial
Banyak hal yang lebih bernilai daripada uang di dalam hidup ini, yang terbesar mungkin potensi pribadi. Setiap kali anda melepaskan kesempatan mendapat keuntungan finansial (misalnya gaji yang lebih tinggi) untuk kesempatan berpotensi lebih baik di masa depan, anda akan melewati tempat bersejarah #4 dalam perjalanan menuju sukses. Ingat! Uang sering membawa pilihan, tetapi tidak selalu menambah nilai pada hidup anda.

Fokus sempit vs Ketertarikan yang tersebar
Pada masa muda anda, mencoba banyak hal yang berbeda dapat merupakan jalan untuk mempelajari kekuatan dan menemukan impian anda. Namun pada suatu titik tertentu, bila anda sudah menemukan apa yang benar-benar ingin anda lakukan, maka anda harus rela memberikan hal-hal yang kurang penting dalam hidup anda, bagi kesempatan untuk melakukan perkara besar itu.

Perasaan berarti vs Perasaan aman
Tibalah anda pada tempat bersejarah terakhir. Perasaan aman adalah keinginan alami tiap orang. Tapi untuk mencapai potensi anda, anda harus rela melewati tempat bersejarah #6, dengan menukar perasaan aman anda dengan perasaan ‘berarti’, yakni kemampuan untuk membuat perbedaan di dalam dunia dan kehidupan orang lain. Bob Buford dalam bukunya Halftime (Separuh Waktu) mengatakan bahwa hidup manusia terbagi dalam 2 fase. Titik tengahnya jatuh antara usia 30-50 tahun. Setengah hidup yang pertama berhubungan dengan memperoleh dan menghasilkan, belajar dan mendapat penghasilan. Setengahnya lagi membuat hidup lebih berarti, berhubungan dengan kehidupan yang bertujuan dan melihat misi hidup anda dipenuhi.

Rahasia Untuk Selalu Melakukan Pertukaran

Saat anda membuat kemajuan dalam perjalanan menuju sukses, anda akan sering menemui diri anda berdiri di persimpangan, dimana anda harus membuat keputusan. Inilah 3 pilihan yang menghadang anda: memperoleh sesuatu, kehilangan sesuatu, atau mempertukarkan sesuatu. Semakin kita dewasa dan hidup menjadi lebih rumit, untuk terus maju anda harus lebih sering membuat pertukaran. Banyak orang tidak sukses karena menghabiskan sebagian besar hidup dengan berdiri di persimpangan dan berharap dapat menerima tanpa perlu memberi apapun (yang jarang sekali terjadi).

Ada 2 kunci untuk membuat pertukaran yang menguntungkan di perjalanan menuju sukses:
Kerelaan untuk membuat pengorbanan – Tiada sukses tanpa pengorbanan. Entah anda harus membayar di depan atau di belakang, anda pada akhirnya harus tetap membayar. Tapi bila anda membayar di depan biasanya:
- Anda membayar lebih sedikit.
- Jarang kekurangan waktu/sumber daya secara tak terduga.
- Upah lebih besar.
- Jumlah pilihan bertambah.

Kegigihan – Anda tidak perlu dilahirkan dengan kegigihan untuk mendapatkannya. Sikap anda dapat dikembangkan dan dikuatkan.

Berikut ini adalah tips untuk membantu meningkatkan keuletan:

Mengembangkan karakterRobert A. Cock: “Tidak ada pengganti karakter. Anda bisa membeli otak, tetapi anda tidak dapat membeli karakter.” Karakter akan membantu anda membuat keputusan yang tepat di sepanjang perjalanan menuju sukses. Berikut perbedaan cara pendekatan orang yang berkarakter dan yang tidak berkarakter dalam perjalanan menuju sukses:

Tanpa karakter vs Dengan karakter
Melakukan yang termudah vs Melakukan yang benar
Dikuasai oleh perasaan vs Dikuasai oleh nilai
Mencari-cari alasan vs Mencari solusi
Berhenti ketika ditantang vs Bertahan ketika ditantang

Berfokus pada gambaran besarnya – Saat anda melakukan perjalanan menuju sukses, ingatlah bahwa tujuan anda adalah menyelesaikan pertandingan, melakukan yang terbaik yang anda mampu lakukan. Ingatlah bahwa anda diciptakan dengan satu maksud. Buatlah keputusan dan rencanakan usaha anda menurut maksud tsb!

Singkirkan alasan-alasanGeorge Washington Carver: “99% kegagalan datang dari orang yang mempunyai kebiasaan membuat alasan.” Bila anda termasuk kelompok itu, buatlah komitmen untuk berubah saat ini juga !

Memahami rintangan yang ada – Hasil survey yang dilakukan Asosiasi Eksekutif Penjualan Nasional AS (sangat berguna untuk para Sales...):
- 80% dari semua penjualan baru, dibuat setelah 5 kali menelpon prospek yang sama.
- 48% dari semua Salesman membuat 1 panggilan telepon, gagal, lalu mencoret prospek itu.
- 10% terus menelepon, dan akhirnya sukses.

Ini berlaku juga untuk semua bidang dan karir. Kegigihan menghasilkan upah!

Terus merasa lapar – Rudyard Kipling, penulis: “Bila anda tidak memperoleh apa yang anda inginkan, itu berarti anda tidak serius menginginkannya, atau anda mencoba menawar harganya.” Rasa lapar akan kesuksesan akan menumbuhkan semangat di dalam diri anda supaya terus bertumbuh, belajar dan melakukan pertukaran. Semangat itu akan memberi makan kegigihan anda.


Bab 8 – Apakah Ini Perjalanan Keluarga ?

Di jaman modern ini makin banyak saja orang yang meninggalkan keluarga demi mengejar sukses. Mereka bagaikan orang yang mengemudi mobil di jalan, dan sudah jauh berkendara sebelum menyadari bahwa mereka telah meninggalkan anggota keluarganya di belakang. Kenyataannya, anda tidak dapat mengorbankan keluarga untuk memperoleh sukses yang nyata. Nick Stinner: “Ketika anda mempunyai kehidupan keluarga yang kuat, anda menerima pesan bahwa anda dikasihi, diperhatikan, dan dianggap penting. Akibat positif dari cinta, kasih sayang, dan rasa hormat memberi anda sumber kekuatan untuk menghadapi kehidupan yang lebih sukses.”

Langkah-langkah untuk membangun keluarga yang kuat :

Ungkapan perhatian terhadap satu sama lain – Perasaan dihargai memunculkan yang terbaik dari manusia. Kemampuan untuk menghargai satu sama lain datang dari kemampuan memahami karakter dasar masing-masing anggota keluarga. Ada 4 tipe dasar kepribadian:
v Periang: ingin bersenang-senang, ramah, optimis, mudah bergaul, emosional.
v Melankolis: ingin sempurna, introvert, berorientasi pada cita-cita, pesimis.
v Berdarah dingin: ingin perdamaian, introvert tidak emosional, kemauan keras.
v Pemberang: ingin kekuasaan, kemauan keras, cepat ambil keputusan, optimis.

Penting juga kita mengenal 7 tipe kecerdasan:

v Kecerdasan berbahasa (kemampuan menggunakan kata-kata): dapat berdebat, membujuk, menghibur secara efektif dengan kata-kata.
v Kecerdasan logika-matematika (bekerja dengan angka dan logika): pandai memberi alasan, menciptakan hipotesa, berpikir menurut sebab-akibat.
v Kecerdasan ruang (berpikir dalam gambar/imajinasi): sensitif terhadap detail visual, sering mencoret-coret ide & menggambar.
v Kecerdasan musik (mengapresiasi & memproduksi ritme & melodi): mempunyai telinga tajam, mendengarkan musik dengan ketajaman.
v Kecerdasan tubuh/kinestetik (mengetahui jasmaniah diri): handal menguasai tubuh, melakukan aktifitas fisik.
v Kecerdasan interpersonal (memahami dan bekerja dengan orang-orang): mampu merasakan dan tanggap pada perasaan, temperamen, dan keinginan orang lain.
v Kecerdasan intrapersonal (mengetahui dalam diri anda): sangat introspektif, pandai menilai perasaan sendiri, mampu berpikir secara rohani.

Bila anda memahami bahwa tiap individu memiliki kekuatan dan kelemahan yang unit, anda akan dapat berkomunikasi dengan baik dan menjadikan rumah dan keluarga anda sebagai lingkungan yang positif yang akan menunjang perjalanan menuju sukses anda.

Susun hidup anda untuk melewatkan waktu bersama-sama – Sesibuk apapun anda, ambillah waktu sejenak untuk menyusun atau menyisipkan jadwal untuk melewatkan waktu, beraktifitas dan merayakan momen-momen penting bersama keluarga anda. Jadikanlah waktu kebersamaan itu sebagai tradisi dalam hidup anda.

Menghadapi krisis dengan cara positif – Setiap keluarga mengalami masalah. Bila kita ingin bertumbuh sebagai pribadi maupun keluarga yang sukses, kita harus belajar menangani kesulitan. Inilah beberapa hal yang dapat membantu anda menyelesaikan masalah dalam keluarga:

v Serang masalahnya, bukan orangnya – Jangan limpahkan frustrasi pada orang lain. Sebaliknya, serang masalahnya!
v Kumpulkan semua fakta – Jangan sampai membuang energi dan emosi untuk mengejar masalah yang salah. Pastikan terlebih dulu apa yang sedang terjadi.
v Tulis semua kemungkinan – Dengan demikian anda dapat memandang obyek subyek emosional itu dengan obyektif.
v Pilih solusi terbaik – Saat memutuskan suatu solusi, ingatlah prioritas anda.
v Cari hal-hal positif di dalam masalah.
v Jangan pernah menahan perasaan kasih – Seberapa buruk situasinya, nyatakan perasaan anda pada keluarga. Akui masalahnya, tapi teruslah mengasihi mereka tanpa syarat.

Teruslah berkomunikasi – Komunikasi yang baik tidak berkembang sendiri, melainkan harus dikembangkan. Dan proses itu butuh waktu dan usaha. Beberapa tips yang dapat membantu anda :

Kembangkan program komunikasi – Kreatiflah membuat alasan untuk bicara satu sama lain agar komunikasi dapat dilakukan di mana saja.

Kuasai pembunuh komunikasi – Batasi frekuensi pemakaian pesawat TV dan telepon!

Dorong kejujuran dan kebenaran dalam komunikasi – Perbedaan pendapat adalah sehat dan normal dalam keluarga. Jangan mengkritik/mencemooh mereka.
Gunakan gaya komunikasi positif.

Membagi nilai-nilai yang sama – Anak-anak yang dibesarkan dengan nilai-nilai yang benar oleh orang tua mereka, berkembang dua kali lebih pesat daripada mereka yang tidak memiliki nilai.

Bangun pernikahan anda – Bila anda telah menikah, bangunlah hubungan pernikahan anda. Yang terpenting dalam perkawinan adalah komitmen untuk membuatnya berhasil.

Bila anda menempuh perjalanan menuju sukses tetapi menelantarkan keluarga anda, inilah saatnya mengambil jalan putar.


Bab 9 – Siapa Lagi Yang Harus Saya Ajak?

Salah satu pertanyaan yang perlu anda tanyakan pada diri sendiri pada saat hendak melakukan perjalanan menuju sukses adalah: “Siapa yang harus saya ajak?” Meskipun anda mungkin mampu menempuh perjalanan tanpa orang lain, anda tak akan pernah mampu mencapai potensi maksimum dan pergi ke tempat yang lebih tinggi bila anda menempuh perjalanan seorang diri.

Hidup pada tingkat tertinggi

Bila kita mau pergi ke tempat yang tertinggi, kita harus mau berjalan bersama dengan orang lain. Ketika mereka bertambah baik, maka kitapun akan bertambah baik juga.

Orang-orang di sekitar anda menentukan kesuksesan anda

Anda hanya akan mampu melakukan lebih banyak hal, mencapai lebih banyak target, bila ada orang-orang di sekitar anda yang berjuang bersama anda.

Menemukan orang yang tepat untuk menemani anda dalam perjalanan

Menemukan orang istimewa untuk menemani perjalanan anda tidak terjadi begitu saja. Anda harus tahu kualitas yang dibutuhkan dan bahwa orang-orang tsb cocok dengan anda. Namun yang tak kalah penting, anda harus tahu apakah orang tsb mau pergi? Hati-hati! Karena banyak orang yang tidak mempunyai keinginan untuk bertumbuh.

Setelah itu, apakah orang itu mempunyai bakat yang anda perlukan dan cocok dengan impian anda? Terakhir, apakah orang itu dapat pergi/menempuh perjalanan sendiri? Kalau bisa, malah mereka akan mengajak orang lain juga, seperti yang anda lakukan.

10 Karakter Pemimpin Yang Berpotensi

Orang-orang yang memiliki 10 karakter inilah yang pantas anda ajak dalam perjalanan menuju sukses.

Membuat sesuatu terjadi – Orang-orang yang menemukan prospek yang anda kira tak ada harapan, menciptakan kesempatan saat anda pikir tak ada kesempatan. Mereka tidak pernah membuat alasan, dan selalu menemukan jalan untuk membuat sesuatu terjadi.

Melihat dan merebut kesempatan – Banyak orang mampu mengenali kesempatan setelah melewatinya. Namun untuk melihat kesempatan datang, anda harus belajar bagaimana wujudnya dan cara merebutnya, Lihatlah di sekitar anda, siapakah yang kelihatan mampu mengenali kesempatan dan merebutnya? Ajaklah ia pergi!

Mempengaruhi orang lain – Kemampuan seseorang untuk membuat sesuatu terjadi di dalam dan melalui orang lain, tergantung pada kemampuannya memimpin mereka. Bila mimpi anda membutuhkan ‘teamwork’, orang yang anda pilih untuk pergi dengan anda haruslah seseorang yang berpengaruh.

Menambah nilai – Ketika orang-orang yang menambahkan nilai pada anda, memperbaiki segala sesuatu yang anda buat, berada di samping anda, sinergi akan berkembang dan membawa kalian berdua ke tingkat baru. Coba pikirkan siapa yang mempunyai kualitas tsb?

Menarik pemimpin-pemimpin lain – Ada 2 macam pemimpin :
1. Mereka yang menarik pengikut, orang ini tidak akan pernah melakukan apapun melebihi apa yang dapat mereka lakukan secara pribadi, karena mereka hanya mempengaruhi satu orang pengikut saja.
2. Mereka yang menarik pemimpin, orang yang mempengaruhi banyak orang lain melalui interaksi mereka.

Beberapa perbedaan besar antara pemimpin yang...

Menarik pengikut Menarik pemimpin
...butuh perasaan ‘diperlukan’ ...mau digantikan
...mau memegang kekuasaan ...mau mebagikan kekuasaan
...berfokus pd kelemahan orang lain ...berfokus pd kekuatan orang lain
...pemimpin yang handal ...pemimpin hebat
...mengalami kesuksesan yang biasa2 ...mengalami kesuksesan luar biasa

Carilah pemimpin yang menarik pemimpin lain untuk anda ajak dalam perjalanan.

Melengkapi orang lain – Pemimpin yang melengkapi orang lain dapat memberikan semangat pada sekelompok orang-orang sukses yang mampu pergi kemana saja dan melaksanakan apa saja.

Memberikan ide-ide yang membangkitkan semangatVictor Hugo: “Tidak ada yang lebih kuat daripada ide yang waktunya telah tiba untuk direalisasikan.” Ketika anda dikelilingi orang-orang yang kreatif, anda tidak akan pernah kekurangan ide yang motivatif, sehingga kalian semua akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih potensi kalian.

Memiliki sikap positif yang luar biasa – Sikap baik dari orang-orang yang anda ajak akan menentukan seberapa jauh anda dapat menempuh perjalanan menuju sukses.

Menjalankan komitmen mereka – Komitmen dapat membawa seseorang ke tingkat baru sehubungan dengan sukses. Dengan didukung oleh orang-orang yang berkomitmen, sukses tidak dapat dihindari lagi, karena anda akan mengalahkan rintangan dan terus maju ke depan, seberapa sukarnya situasi anda, berkat komitmen.

Memiliki kesetiaan – Memang kesetiaan sendiri tidak menjamin sukses dalam diri orang lain, tapi tanpa kesetiaan, sudah pasti anda akan menghancurkan hubungan anda dengannya. Apa arti kesetiaan itu? Mengasihi anda tanpa syarat, berbicara baik tentang anda di hadapan orang lain, dan membuat mimpi anda mernjadi mimpi mereka. Semakin jauh anda pergi, semakin penting arti kesetiaan.

Nah, sekarang anda harus memutuskan siapa yang mau anda ajak dalam perjalanan sukses anda.

Bab 10 – Apa Yang Harus Anda Lakukan Sepanjang Perjalanan ?

Mengapa banyak yang tidak mengajak siapapun?

Banyak orang yang ingin sukses tetapi egois dan hanya berpikir tentang apa yang dapat mereka raih: posisi, kekuasaan, prestise, dan uang. Semua itu bukan cara untuk sukses. Untuk meraih sukses, anda harus memberi. Douglas M. Lawson: “Kita hidup sementara saja melalui apa yang kita ambil, tetapi kita hidup selamanya melalui apa yang kita berikan.” Lalu mengapa banyak orang tidak melakukannya? Ini beberapa alasan paling umum,

Rasa tidak aman – Yang cenderung dilakukan orang yang merasa tidak aman: membuat diri mereka lebih besar dengan mengorbankan orang lain. Sebaliknya orang yang benar-benar sukses akan mengembangkan orang lain.

Sikap egoistis – Orang yang begitu terobsesi dengan dirinya sendiri tidak pernah berpikir untuk meluangkan waktu untuk membangkitkan orang lain. Jika anda mampu menemukan benih sukses di dalam diri anda, maka anda akan melakukan yang sama pada diri orang lain. Dan ketika anda berhasil, itu akan menguntungkan kalian berdua. Kemampuan untuk menemukan benih sukses itu memerlukan komitmen, ketekunan dan keinginan tulus untuk berfokus pada orang lain.

Konsep sukses yang salah – Rata-rata orang tidak mengetahui tentang sukses. Mereka berpikir: ‘seharusnya saya bisa sukses, tetapi saya tidak punya kesempatan. Saya tidak lahir di dalam keluarga kaya, saya tidak mempunyai uang untuk belajar di sekolah paling top, dsb.’ Fred Smith: “Ketika kita mengukur sukses dengan ukuran yang kita gunakan dari apa yang kita terima, itu akan melenyapkan frustrasi.” Maka konsep sukses yang sebenarnya: mengetahui tujuan anda, bertumbuh mencapai potensi maksimal dan menaburkan benih yang bermanfaat bagi orang lain.

Kurang latihan – Alasan terakhir banyak orang yang tidak mengangkat orang lain adalah mereka tidak tahu caranya, karena melengkapi orang lain bukan sesuatu yang dapat anda pelajari di sekolah.

Yang perlu anda ketahui saat memulai

Mengangkat seseorang ke tingkat lebih tinggi dan menolong mereka sukses dibutuhkan lebih dari sekedar memberi informasi/ketrampilan. Untuk itu anda harus memahami konsep dasar tentang manusia yaitu:

Setiap orang ingin merasa berarti. Ketika seseorang tidak menghargai dirinya sendiri, ia tidak akan pernah merasa sukses dengan apapun yang telah ia capai. Namun seseorang yang merasa berharga, siap untuk sukses.

Setiap orang yang membutuhkan dan tanggap pada dorongan. Bila anda mau mengangkat orang lain, anda perlu menjadi salah satu suporternya yang paling bersemangat. Orang bisa merasakan bila anda tidak percaya dengannya.

Manusia biasanya merasa termotivasi. Motivasi seseorang bisa hilang karena kurang dorongan, terlalu sibuk, stress, kurang dihargai dll. Untuk membuat seseorang bersemangat menumbuhkan potensinya, anda harus memotivasi ia kembali.

Orang harus percaya pada anda sebelum mereka mengikuti kepemimpinan anda. Orang hanya akan mengikuti anda jika mereka percaya pada anda.

Cara mengikutsertakan orang lain ke dalam perjalanan yang mengubah hidup

Buatlah perkembangan orang itu sebagai prioritas utama anda – Bila anda ingin berhasil mengembangkan orang lain, anda harus menempatkannya sebagai prioritas utama. Jika kita melakukan semuanya sendiri, kesuksesan akan bersifat sementara. Begitu anda pergi, semuanya akan berantakan.

Batasi siapa yang anda ajak – Suka atau tidak anda tidak bisa membawa semua orang untuk bersama-sama anda dalam perjalanan menuju sukses. Anda harus meluangkan 80% waktu anda untuk mengembangkan hanya 20% orang-orang yang paling penting di sekitar anda.

Mengembangkan hubungan sebelum memulai lagi – Orang biasanya mengharapkan orang lain untuk menghormati dan dapat bekerja dengannya. Pemimpin terbaik memahami pentingnya peranan hubungan dalam kesuksesan. Tanpa hubungan terlebih dahulu, orang-orang itu tidak akan pergi terlalu jauh. Bila anda ingin mengembangkan orang lain, luangkan waktu untuk lebih mengenal satu sama lain.

Memberikan pertolongan tanpa syarat – Saat anda mengembangkan orang lain, jangan dengan pikiran akan memperoleh sesuatu. Anda harus melalui proses ini tanpa mengharapkan apapun. Ketika anda menerima balasannya, itulah kemenangan yang menyenangkan.

Biarkan mereka terbang sebentar dengan anda – Rahasia dalam mengembangkan orang lain: jangan pernah bekerja sendirian!

Isi tangki bensin mereka – Bagikanlah buku-buku atau artikel-artikel yang telah mengubah hidup anda kepada orang lain yang ingin anda kembangkan. Jadilah sumber informasi bagi mereka.

Tinggallah dengan mereka sampai mereka bisa berdiri sendiri – Mentor sejati akan tinggal dengan orang yang akan dikembangkannya, membimbingnya sampai ia siap berjalan sendiri.

Jangan menciptakan hambatan – Jika anda mulai mengembangkan seseorang, jangan menciptakan hambatan apapun di jalur mereka. Sebaliknya berikan arah yang jelas, dukungan positif dan kebebasan untuk ‘terbang’.

Menolong mereka mengulangi kembali seluruh proses – Jangan berpikir bahwa saat orang yang anda kembangkan berhasil terbang, berarti tugas anda telah selesai. Belum! Tolonglah mereka mengulangi kembali proses itu kepada orang-orang lain yang dikembangkannya.

Kesimpulan

Nah, kita telah bersama-sama melahap buku dari John E. Maxwell yang penuh inspirasi ini. Kita bisa menyimpulkan bahwa tujuan utama saat anda memutuskan untuk menempuh suatu perjalanan menuju sukses adalah: menjadi lebih baik setiap saat untuk mencapai cita-cita anda, membawa orang lain dengan anda, dan bersama-sama dengan anda, menolong mereka mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

Jadi, apakah anda sudah siap menempuh perjalanan sukses anda?

Selamat jalan!!